12 August 2012

Behind The Story : 25 Curhat Calon Penulis Beken

Aku mendapat ide untuk menulis buku 25 Curhat Calon Penulis Beken ini karena banyak yang bertanya tentang menulis. Dari bagaimana cara mengirim tulisan, ke mana harus mengirim naskah, kenapa harus menunggu lama banget, hingga sedih kalau naskah ditolak.

Yang bikin kaget, ada beberapa orang yang bertanya, kalo pengen naskah kita diterbitkan, kita harus bayar berapa? Lebih kaget lagi waktu tak sengaja membuka blog seseorang (lupa siapa). Pemilik blog itu dengan bebas merdeka memaki-maki sebuah penerbit yang dinilainya lelet menanggapi naskahnya. Memang sudah berapa lama masukin naskah ke situ? Baru satu minggu! Aduuh...! Please, deh....


Lalu aku mulai searching di Google. Mulai memperhatikan isi milis dan grup-grup di Facebook dengan lebih saksama. 


Ternyata di tengah euforia penulisan, masih banyak orang yang  pengin nulis dan pengen jadi penulis tapi masih buta tentang dunia menulis ini.

Ketika mulai menulis naskah ini, ada ragu sedikit. Aku merasa masih banyak penulis lain yang lebih dari aku. Lebih senior, lebih berpengalaman, lebih produktif, bahkan langganan best seller. Aku merasa mereka lebih  berkompeten untuk menulis yang begini. Namun, setelah merenung aku putuskan untuk tetap menulis. Aku tidak mungkin menunggu sempurna dulu untuk menulis.

Dengan pengalaman menulis selama hampir 15 tahun, aku menulis buku ini.

Tanggal-Tanggal Penting

3 Agustus 2009
Aku mulai menulis. Selesai dalam waktu 3 minggu. Judulnya "CURHAT PENULIS: 25 HAL YANG SERING DITANYAKAN OLEH CALON PENULIS".

Jumat, 28 Agustus 2009
Naskah sudah di-print dan dijilid rapi.

Sabtu, 29 Agustus 2009
Naskah aku kirimkan melalui kilat khusus ke Penerbit Gramedia Pustaka Utama.  Kata petugas pos, naskah akan sampai tanggal 31 Agustus atau 1 September.

Rabu, 2 September 2009
Hapeku berbunyi. Editor Gramedia menelepon. Naskahku dinilai oke untuk terbit. Cuma judulnya harus diubah sedikit menjadi "25 CURHAT CALON PENULIS BEKEN".

Tidak sampai empat hari kerja!
Wow! Mimpi pun aku nggak pernah.

Proses editing dsb pun dimulai. Editorku--Mbak Rina Buntaran--benar-benar top markotop. Efektif, efisien, kooperatif.
SMS-SMS... email-email... telpon-telpon....

Dalam proses editing itu, pada tanggal 15 September 2009 (25 Ramadhan 1430H) bapakku meninggal dunia. Editorku yang baik hati itu meneleponku, mengobrol dan menghiburku.

27 Oktober 2009
Buku 25 Curhat Calon Penulis Beken meluncur mulus ke toko-toko buku.

Alhamdulillah.
Semoga bermanfaat. Aamiin.

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

3 comments :

  1. Bukunya bagus mbak. Aku udah beli tapi sayang, bukunya ilang. Jadi pingin beli lagi.

    ReplyDelete
  2. Makasih :)
    Sekarang udah agak susah nemuin buku ini :(

    ReplyDelete
  3. Makasih :)
    Sekarang udah agak susah nemuin buku ini :(

    ReplyDelete

Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Terima kasih :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...