16 April 2014

[Buku Saya Diresensi] Kayla Twitter Kemping

Peresensi: Luckty Giyan Sukarno



“Tapi hadirmu adalah pesona dalam hidupku, mengusir hampa dihatiku, memberi warna di hari-hariku.” (hlm. 110)

“Pelajaran setia nggak diujikan di ujian akhir.” (hlm. 110)

Adalah Kayla, pelajar yang sedang duduk di bangku kelas XI IPS di salah satu sekolah yang berdomisili Bandung. Layaknya ababil pada umumnya yang unyu dan imut, hari-hari Kayla penuh warna. Kayla punya sahabat-sahabat yang menyenangkan; Dion, Robby, Amel dan Zizi. Mama yang super hebat untuk urusan makanan. Apapun kegiatan yang dilakukannya pasti akan ia tulis di akun twitternya; @Kaylaa_Marissaa.

…Kayla hanya mengira itu calon jerawat mungil yang memang sering menghiasi wajahnya. Kayla sama sekali tidak menyangka penampakannya akan sedahsyat ini. Bisul, pula. Bukan jerawat. Bentuk dan posisinya pun tak kira-kira. Besar dan nemplok pas di tengah-tengah ujung hidung Kayla. (hlm. 3)

“…Oh, tidaaak! Kenapa harus ada lomba menghias tumpeng? Apa hubungannya tumpeng dengan Hari Kemerdekaan?” (hlm. 44)

“Kamu harus serius belajar dari sekarang. Matematika itu butuh latihan. Bukan tiba-tiba bisa. Tidak cukup hanya dengan menghafal rumus. Kamu harus berlatih, berlatih, berlatih.” (hlm. 97)

Apa karena Kayla rajin meminjam buku di perpustakaan sekolah? Apa karena Kayla pernah ketahuan lagi baca buku Soe Hok Gie waktu jam pelajaran? Apa karena Kayla dinilai rajin membaca dan berwawasan seluas samudra? (hlm.117)

Ya, twitter sudah menjadi seperti buku harian seseorang. Hanya dengan merangkai kalimat dengan 140 karakter, kita bisa menuliskan apapapun yang kita inginkan. Begitu juga dengan Kayla dan teman-temannya. Ada bisul segede gaban di twit, makan gak enak ngeluh di twitter, bahkan sampe buat pudding gagal pun musti di twit. Yang paling lucu adalah pengalaman kemping naik odong-odong :D Meski begitu, Kayla tidak pernah nge-twit di saat jam pelajaran.

Kayla pernah mendengar ada anak kelas dua belas yang ketauan main Twitter di kelas saat jam pelajaran. Ketahuannya pun gara-gara ada guru yang juga sedang online di twitter dan melihat tweet terbaru si anak kelas dua belas ini. Secuek-cueknya Kayla, ia masih merasa perlu menjaga reputasinya. (hlm. 60)

Kayla punya banyak teman-teman yang menyenangkan. Bahkan,salah satunya yang dari teman bisa menjadi cinta. Seru aja liat twit-twit bersahutan antara Kayla dan Dion. Kisah Kayla dan teman-temannya ini cocok sekali dibaca untuk remaja, karena cerita yang ditulis tidak jauh berbeda dengan keseharian mereka di kehidupan nyata, baik di sekolah maupun di rumah. Baca ini bisa senyum-senyum sendiri, keinget murid-murid unyu di sekolah… \(´▽`)–(´▽`)/

Keterangan Buku

Judul                            : Kayla Twitter Kemping
Penulis                          : Triani Retno A.
Editor                           : Ratna Kusumastuti
Penerbit                        : Elex Media
Terbit                           : 2013
Tebal                            : 148 hlm.
ISBN                           : 978-602-02-0788-9



Link Asal

Novel saya ini diresensi oleh Luckty  di blog Luckty Si Pustakawin. Saya kopas di sini untuk dokumentasi saya. Terima kasih resensinya, yaaa :)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...