19 August 2014

Dari BRAGA Menuju LIMIT

BRAGA SIANG ITU
Penulis: Triani Retno A
Penerbit: Sheila (Andi), 2013
Ukuran:13x19 cm
Tebal: iv+140 halaman
Fei tak berkedip menatap awan kumulus di langit Braga. Semburat warna jingga menjadikan gumpalan awan itu bagaikan es krim vanilla-orange berukuran raksasa. 

Fei menemani Ron, seorang penulis dari tanah seberang, menikmati Braga di suatu siang. Fei selalu mencintai Braga. Namun Braga telah banyak berubah, sama seperti Ben, lelaki yang pernah menjadi kekasih Fei.

“Braga Siang Itu”merupakan kumcer yang terdiri dari lima belas cerpen.Kelima belas cerpen ini berfokus pada masalah perempuan, sosial, dan politik. Konflik yang diangkat dalam cerpen-cerpen ini sebenarnya sederhana, namun dikemas dengan apik dan menarik oleh si penulis. Tujuh dari lima belas cerpen dalam buku ini pernah dimuat di beberapa koran (Tribun Jabar) dan majalah (Sekar dan Kartika).

Baca juga review atas buku ini di sini dan di sini.



LIMIT
Penulis: Triani Retno A
Editor: Laras Sukmaningtyas
Penerbit: Ice Cube, Kepustakaan Populer Gramedia, Maret 2014
Tebal: 196 halaman
ISBN:978-979-91-0678-0
Harga: Rp39.000


Novel Limit.

"Aku akan menunggu kamu di sini." Eizel tersenyum lembut, lalu bersenandung pelan, "Wherever you go whatever you do, I will be right here waiting for you, whatever it takes or how my heart breaks, I will be right here waiting for you...."

Keala adalah murid pindahan di salah satu SMA top di kota Bandung. Keala yakin kalau kehidupan sekolahnya kali ini tak kan jauh berbeda ketika di Banjarmasin. Ternyata dia salah. Salah besar malah. Di sekolahnya sekarang kehidupan Keala berubah 180 derajat. Dia tak lagi menjadi idola sekolah, nilai-nilai ulangannya hancur, dan kepercayaan dirinya mulai luntur.

Tapi itu tidak berlangsung lama, karena Keala bertemu dengan Eizel, kakak kelas cakep yang selalu membantunya di masa-masa suram itu. Kebaikan Eizel membuat Keala jatuh hati. Dia merasa hidupnya yang dulu telah kembali. Nilai-nilainya mulai membaik dan ada Eizel yang selalu ada setiap dia butuh. Tapi, ada satu hal yang luput dari pengamatan Keala. Dan itu adalah tentang Eizel... Eizel Agusta.



***
Baca Juga

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...