06 February 2015

Ngebakso di Mie Hejo Taniko Ujung Berung

<img alt='image' title='image' src='//1.bp.blogspot.com/-t-3XT2eS8JY/V1NcC8oAH0I/AAAAAAAAFH4/9N4NsfhATFUKfoWJFFiuWQEvPjwzaLhpgCLcB/w72-h72-p-nu/Mie-hejo-Taniko-ujungberung.jpg' />
Mie Hejo Taniko
Ujung Berung? Pasti masih banyak yang merasa asing dengan tempat satu ini.Tak sedikit pula yang menganggap Ujung Berung itu tidak benar-benar ada. Menganggap "Ujung Berung" hanya candaan untuk menunjukkan sesuatu yang jauuuh banget.

Hehehe... ada-ada aja. Ujung Berung itu benar-benar ada, lho. Ujung Berung adalah sebuah kecamatan di Kotamadya Bandung, tepatnya di Bandung bagian timur.  Jangan bayangkan Ujung Berung sebagai tempat yang sepi, apalagi tempat jin buang anak. Eeewh...! Please atuhlah.

Ujung Berung sekarang sudah ramai. Perumahan baru bermunculan sampai ke atas bukit. Fasilitas umum dan pendidikan juga makin banyak. Kampus UIN Sunan Gunung Djati berada di kawasan ini. Begitu juga dua penerbit besar, Mizan dan Nuansa Cendikia.

Bank? Banyaaak. Dari Bank Mamat sampai Bank BCA ada di sini. Bank Mamat? Hehehe... itu, penjual sayur yang biasa ngider di kompleks saya. Eaaa... Bang Mamat eta mah, sanes Bank Mamat.


Kuliner
Cukup banyak tempat makan di Ujung Berung. Salah satu tempat favorit saya dan anak-anak adalah Mie Hejo Taniko.

Sesuai namanya, mi yang dijual di sini memang berwarna hijau (hejo dalam bahasa Sunda). Warna hijau mi buatan sendiri ini didapat dari sawi organik. Tanpa pengawet. Baksonya juga buatan sendiri. Rasanya... hm... maknyus kalo minjem istilah Bondan Winarno mah. Selain enak, makanan di sini juga sudah dijamin halal.


Bersertifikat halal dari LP POM MUI. Alhamdulillah....

Ada beberapa jenis bakso yang ditawarkan di sini dengan pilihan mi kuah dan mi yamin. Baksonya sendiri ada bakso cincang, bakso telur, bakso ceker, bakso rudal, bakso urat, dan bakso rusuk (iga sapi). Terakhir saya ke sana (Januari 2015), harganya berkisar dari Rp12.000,00 hingga Rp24.000,00 per porsi. Untuk minumannya antara Rp4.000,00 hingga Rp8.500,00

Daftar menu.

Lokasi
Kalau mementingkan lokasi keren, atau untuk hangout rame-rame, atau malah anti makanan pinggir jalan, tempat ini mungkin nggak akan dilirik (Emh... padahal mendingan di pinggir jalan, ya. Kalo di tengah jalan ntar malah ketabrak, dong!).

Tempatnya sederhana saja. Kapasitas tempat duduknya pun tak banyak. Hanya ada 2 meja dengan 4 kursi, 4 meja lesehan masing-masing untuk dua orang, 1 meja kayu panjang yang nempel di dinding dengan 3 kursi, plus satu bangku panjang di luar warung.

Pencahayaannya (saya ke sana siang hari) pun tak terlalu terang. Jadi agak susah kalau mau foto-fotoan. Eh, apa karena hape saya yang agak-agak jadul, ya?

Omong-omong soal foto-fotoan, saya sarankan membawa hape dengan kamera depan, tongsis, atau teman untuk motretin. Bukan apa-apa. Si ujang yang melayani di situ malu-malu meong kalo diminta tolong motretin.


Ini di meja yang dengan empat kursi. Di belakang saya, tempat untuk makan lesehan.
Si Kakak, nih, yang motret. Gagal foto berdua, deh,
gara-gara si ujang malu-malu meong waktu diminta tolong motretin.

Ini waktu makan berdua si Adek, di meja lesehan. Pesanan saya yamin baso rusuk.
Daging rusuknya empuk. Yang namanya yamin kuah, kuahnya di mangkuk terpisah.
Si Adek pesan mi baso telur. Tapi akhirnya tukera. Hehehe....

Selain warung yang di Ujung Berung ini, Mie Hejo Taniko ini juga ada di Panghegar, tak jauh dari kantor Penerbit Mizan.


Angkutan Umum
Mie Hejo Taniko Ujung Berung terletak tepat di pinggir Jl. A.H Nasution. Kalau dari arah Cicaheum, posisinya di sebelah kanan jalan, berseberangan (tapi nggak persis) dengan Toserba Yogya (Griya).

Angkutan umum yang lewat persis di depan tempat ini adalah angkot Cicaheum - Cileunyi (warna hijau strip krem), bus Damri Kalapa - Cibiru (nomor 11), dan bus Damri Dipati Ukur - Jatinangor (nomor 7).

Kalau naik angkot pink dari arah Dago, turun sebelum si pinky itu berbelok ke Jl. Rumah Sakit. Setelah itu, naik angkot Cicaheum - Cileunyi. Kalau mau jalan kaki boleh juga, sih... cuma lumayan bikin keringetan.

Nah, ini dia tempatnya.



Tempatnya sederhana banget tapi mi baksonya enak dan dijamin halal.

Omong-omong... emh... ada yang kehilangan tulang rusuk? :))


Ups! Tulang rusuk siapa ini?

***

Baca Juga
Masih bakso, nih, baca juga tentang Bakso Ma Icih yang berlevel-level pedesnya.

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

No comments :

Post a Comment

Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Terima kasih :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...