11 August 2015

Donat Madu, Nikmatnya Donat Halal



Donat Madu, Nikmatnya Donat Halal -- Ceritanya, sore itu ibu saya pergi mengaji ke masjid. Seperti biasa, ibu-ibu pengajian menyediakan sekotak kue untuk ustaz yang mengisi pengajian.

Eh… ternyata sang ustaz berhalangan hadir. Kue yang disediakan untuk ustaz pun diberikan pada ibu saya yang paling sepuh dalam pengajian itu. Biasanya, kue yang disediakan untuk ustaz adalah kue-kue basah seperti risoles, pastel, dan kue lapis. 


Kebetulan di depan kompleks memang ada tiga toko kue. Sore itu berbeda. Bukan kue-kue basah seperti biasa tapi sekotak donat madu. Waaah… alhamdulillah. Rezeki si Donat Madu nih untuk mampir ke rumah saya. Hehehe….


Donat Madu Cihanjuang.


Manisnya Beda


Begitu kotak Donat Madu ini dibuka, aroma wangi yang manis langsung menyergap penciuman. Penglihatan juga diajak menikmati tampilan enam donat madu yang di sana. Cantik-cantik. Bikin nggak sabar untuk segera menikmati.


Iini dia isi dalam kotak Donat Madu Cihanjuang tadi.


Nah, supaya semua orang di rumah bisa mencicipi donat-donat yang topping-nya berbeda-beda ini, sebagai mami irit saya langsung memotong setiap donat ini menjadi empat bagian. Hehehe… Mestinya kan beda topping beda rasa, ya. Kalau sama aja, mungkin itu topping saya bundar… bundar topping saya… kalau tidak bundar… bukan topping sayaaa…. *topi eta mah :D*


Nyam… tekstur donatnya lembut. Beda jauh dengan donat buatan saya yang selalu keras (sepertinya saya harus ikut kursus untuk membedakan terigu dengan semen, hihi….). Rasa manis donat ini juga berbeda daripada donat yang biasa saya beli. Kok beda, ya?  



Setelah loading beberapa menit, barulah saya sadar. Oooh… yang bikin beda karena donat ini bukan  menggunakan manis dari gula pasir, melainkan dari madu. Hadeeeuh… lola amat saya. Namanya juga donat madu. Ya pakai madu, lah. Sudah umum diketahui, dong, madu memiliki segudang manfaat di antaranya menghambat aktivitas bakteri penyebab penyakit dan meningkatkan fungsi metabolisme tubuh.


Tuh, di bahan-bahannya nggak ada gula pasir, adanya madu.




Hello Kitty


Enam donat madu dalam kotak ini sebagian besar dihiasi dengan topping yang memiliki cita rasa manis. Kecuali yang ber-topping keju parut dan si unyu Hello Kitty. Si Hello Kitty ini manis-manis gurih karena ditaburi kelapa parut. Duh, jangan ngebayangin kelapa parut yang buat santan itu, ya. Halus-halus ini mah dan nggak terasa seret di tenggorokan. Anak sulung saya yang semula ogah makan si Hello Kitty ini  karena menganggap “pasti seret tuh” aja berbalik jadi doyan.


Si Hello Kitty ini yang paling terakhir dimakan. Bukan apa-apa. Unyu banget sih, jadi sayang mau makannya. Hehehe….


Si Unyu Hello Kitty. Nggak tega makannya :D


Halal, Pastinya

Konsumen yang beragama Islam pasti dong penginnya hanya mengonsumsi makanan halal. Nah, Donat Madu ini bisa dinikmati dengan tenang karena telah mengantungi sertifikat halal dari MUI. Supaya makin barokah, belilah dengan rezeki yang halal, baca doa sebelum makan, dan makanlah dengan tangan kanan. Bukan begitu, Ustazah Oki? *Eh itu… ada Oki Setiana Dewi lewat :D*


Donat Madu ini berpusat di Cimahi, tepatnya di Jalan Cihanjuang No. 24. Tapi… nggak perlu jauh-jauh ke Cimahi kalau pengin mencicipi donat lezat yang dibandrol dengan harga Rp4.000 per buah ini. Donat Madu sudah memiliki dapur dan gerai di 30 kota  di Indonesia. Kabar baiknya, Donat Madu juga membuka peluang bagi kita yang ingin menjadi mitra usaha.


Alamat dan nomor telepon Donat Madu. Ada nomor khusus kemitraan dan pengaduan juga.
Eh, tapi jangan mengadukan nasibmu yang jomblo akut di nomor telepon itu, ya. :D

Halal bisnisnya, halal produknya, insya Allah barokah.

***

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...