20 August 2017

Tips Membeli Barang Bekas, Aman Berkualitas



Tips Membeli Barang Bekas, Aman Berkualitas
Tips Membeli Barang Bekas -- Beli barang bekas? Iiih… nggak banget! Kayak apaan aja. Nggak  level, tau!

Hehe… siapa tuh yang pernah ngomong seperti itu?

Bagi sebagian kalangan, membeli barang bekas seperti aib saja. 

Padahal hari begini, apa sih yang nggak dijual second? Rumah dan mobil aja banyak tuh yang dijual bekas.


Keuntungan Membeli Barang Bekas


Sebenarnya, nggak perlu kegedean gengsi untuk membeli barang bekas alias preloved. Apalagi kalau sudah tahu keuntungannya. 

1. Lebih murah.
Umumnya, barang bekas lebih murah daripada barang yang masih baru dari toko. 

Bagaimana dengan jargon “ada harga ada kualitas” yang sering kita dengar? Barang murah gitu….kualitasnya bagus nggak? 

Ada triknya kok. Pertama, sadar sepenuhnya bahwa yang akan kita beli ini barang preloved. Kedua, percaya deh, adaaaa aja orang yang menjual baju, tas, aksesori, dan sebagainya dengan harga murah tapi kualitas bagus. Kenapa?


  • Mendapatkan barang itu secara gratis (hadiah).
Beberapa blogger sering begini, nih. Hadiah menang lomba dijual lagi karena mereka butuh uang tunai dan nggak butuh barang itu.
  • Lapar mata ketika membeli.
Jalan-jalan ke mal atau pameran, traveling ke luar kota atau luar negeri, lalu kalap melihat barang-barang yang dijual. Beli, beli, beli. Tapi sampai rumah nggak dipakai dan dibiarkan teronggok begitu saja di lemari.
  • Melupakan kenangan.
Yes, its true. Menjual barang pemberian mantan, misalnya. Daripada sedih atau kesal karena terkenang mantan tiap kali lihat barang itu, mendingan dijual.
  • Ukuran nggak cocok.
Ini biasanya untuk sepatu dan pakaian. Bisa kebesaran, bisa kekecilan. Mau disimpan terus sampai ukuran badan menyesuaikan diri? Duh, keburu Raisa dan Hamish menikah lalu punya anak, lalu si anak tumbuh dewasa, trus mereka mantu, deh.

 
Tips Membeli Barang Bekas, Aman Berkualitas
Keuntungan membeli barang bekas.

2. Hemat anggaran belanja.
Membeli barang dengan harga lebih murah, berarti kita bisa menghemat anggaran belanja. 

Misalnya harga lemari pakaian yang baru Rp 3 juta, kita beli preloved hanya Rp 1,5 juta. Yang Rp 1,5 juta lagi bisa dipakai untuk pos-pos lain, deh.

3. Ramah lingkungan.
Familier dengan istilah reuse (menggunakan kembali), reduce (mengurangi pemakaian), dan recycle (mendaur ulang), kan? Tujuannya untuk mengurangi beban lingkungan akibat tumpukan sampah, sekaligus menghemat energi. 

Dengan menjual dan membeli barang bekas, berarti kita turut menjadi orang yang peduli pada kelestarian lingkungan.


Tips Membeli Barang Bekas


1. Teliti.
Barang baru aja kadang ada cacatnya, apalagi barang second. Jika membeli langsung, perhatikan barang yang dibeli dari berbagi sudut. 

Misal, kalau beli jas preloved, pastikan kancingnya masih lengkap. Beli tas second, pastikan ritsletingnya masih lancar jaya.

Jika membeli online, baca secara saksama keterangan yang tercantum, ya.

2. Cek harga.
Jangan keburu excited melihat harga yang tercantum. Sebisa mungkin cek dulu harga barunya atau cek harga barang sejenis di toko lain. Selalu ada kemungkinan penjual "menaikkan" dulu harga aslinya sebelum menjual suatu barang. Jadi, seolah-olah turun harganya jauuuh banget. Padahal sebenernya selisihnya nggak jauh-jauh amat.

3. Seberapa butuh?
Mau beli barang baru atau preloved, prinsip ini tetap harus dipegang. Utamakan kebutuhan. Kalau keinginan yang diutamakan, jadinya bakal lapar mata dan kalap belanja.
 
4. Penjual tepercaya.
Jual beli online butuh rasa percaya dari kedua pihak, penjual dan pembeli. Kalau takut udah transfer tapi barang nggak dikirim, belanjalah di marketplace yang memiliki rekening bersama. Uang kita dijamin aman.

5. Menawar.
Jika memungkinkan, boleh  menawar. Namun, menawarlah secara wajar dan manusiawi. Beberapa penjual sengaja hanya mengambil sedikit keuntungan. Jika ditawar lagi, apa yang tersisa untuknya?

6. Surat-surat resmi.
Untuk rumah dan mobil second, pastikan surat-surat kepemilikannya lengkap. Nggak mau dong kalau kelak terseret dalam masalah. Untuk barang-barang elektronik, lebih baik lagi kalau masih dalam garansi. 

Tips Membeli Barang Bekas, Aman Berkualitas
Tips membeli barang bekas, aman berkualitas.
 

Aman dan Nyaman Membeli Barang Bekas



Sekarang, berbelanja barang second lebih mudah. Tak perlu berpanas-panas dan berlelah-lelah. Tinggal bermodal aplikasi Prelo di android. 

Prelo ini sebuah platform yang berkantor di Bandung. Tidak sekadar e-niaga yang melayani jual beli, tetapi juga berusaha membangun gaya hidup yang ramah lingkungan. 

Hm… paham, deh, kenapa logo Prelo mengingatkan saya pada logo 3R: Reuse, Reduce, Recycle.

Tips Membeli Barang Bekas, Aman Berkualitas
Logo 3R dan Prelo.
  
Barang bekas yang dijual di Prelo bukan sekadar barang bekas, lho. Barang-barang preloved bermerek Mango, Zara, hingga Gucci, Dior, dan Prada ada di sini. Dijamin asli.

Ini uniknya Prelo. Prelo welcome pada barang bekas tak bermerek tetapi tegas menolak barang-barang KW.

Aha, cocok banget. Saya sendiri lebih suka barang tak bermerek daripada barang bermerek terkenal tapi KW. 

Dalam aplikasi ini, barang-barang preloved yang dijual dibagi dalam 9 kategori besar.

  1. Women.
  2. Beauty.
  3. Baby & Kid.
  4. Book.
  5. Antique.
  6. Men.
  7. Gadget.
  8. Hobby.
  9. Living.

Masing-masing kategori tersebut terbagi lagi atas beberapa subkategori. Misalnya kategori Living. Subkategorinya ada Kitchen, Elektronik, Furniture, Stationary, dan Lainnya.

Tips Membeli Barang Bekas, Aman Berkualitas
Fitur-fitur di Prelo.

Setelah memilih subkategori yang kita butuhkan, kita bisa langsung browsing. Kalau mau lebih detail, klik Filter.

Di Filter ini kita bisa menentukan kisaran harga barang yang kita cari, kondisi barang, dan penjual yang berlokasi di kota terdekat dengan kita. Kita juga bisa mengurutkan barang yang kita cari berdasarkan harga terendah, tertinggi, atau terkini. Pencarian pun jadi lebih mudah.

Tips Membeli Barang Bekas, Aman Berkualitas
Fitur di Prelo, mudah mencari barang idaman.


Lovelist Saya di Prelo


Saya mencoba mencari meja makan second. Kaki meja makan di rumah saya terbuat dari kayu. Dan… kaki-kaki meja itu sudah menjadi korban keganasan kucing-kucing saya dalam mengasah kuku. 

Hehe…. Lima kucing saya plus satu kucing tetangga yang sering ke rumah sama-sama cinta mati pada kaki meja makan ini.

Mencari dengan menggunakan Filter Provinsi Jawa Barat, ternyata tidak ada yang cocok. Jadi, saya gunakan Filter Semua Provinsi. Dapat ini, nih.

Tips Membeli Barang Bekas, Aman Berkualitas
Meja makan bekas restoran di Prelo.

Kaki mejanya terbuat dari besi dan permukaan mejanya dari melamin. Meja makan bekas restoran di Bandar Lampung.

Masuk Lovelist dulu, deh. Selain uangnya belum bisa dipetik ehh… belum ada, juga harus diobrolin dulu dengan orang rumah. Hm… mungkin harus ngobrol juga dengan para kucing supaya mereka nanti nggak merasa kehilangan kaki meja kesayangan.😃

Tips Membeli Barang Bekas, Aman Berkualitas
Ini 2 dari 6 oknum perusak kaki meja makan di rumah saya. 😁
*
 
Berburu barang bekas itu mengasyikkan. Kadang-kadang saya merasa seperti sedang berburu harta karun saja. Istimewanya, berburu harta karun di Prelo tak perlu khawatir akan mendapat barang palsu.

Yuk, kita berburu bareng-bareng.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...