28 November 2017

28 November Setahun yang Lalu



28 November Setahun yang Lalu
28 November setahun yang lalu,
pertama kalinya kamu membuatku menangis. 

Biasanya, selama bertahun-tahun, kamu yang membuatku berhenti menangis. Membuatku berani kembali menatap dunia. Membuatku kembali jernih dan tenang. Tapi setahun lalu, kamu membuatku menangis.


28 November setahun yang lalu,

kamu menangis di balik kubikel kantormu. Kamu bilang, kamu ikhlas jika takdirmu sudah dekat. Semua yang terjadi pada kita adalah takdir. Tapi aku paham maksudmu. Itu sebabnya aku menangis.


28 November setahun yang lalu,
kamu minta doa karena penyakitmu tak kunjung sembuh,bahkan semakin parah (yang belakangan aku tahu, sudah menyebar ke saraf, otak, dan tulangmu). Kamu minta maaf atas kesalahanmu selama ini. Seharusnya aku yang minta maaf, banyak salahku padamu....

28 November setahun yang lalu,
akhirnya aku tahu apa yang kamu sembunyikan selama ini. Sakitmu. Yang sekaligus menjawab banyak pertanyaan kenapa dan kenapa yang selama ini berputar-putar di benakku.

28 November. Setahun berlalu sejak kamu mengisyaratkan kepergianmu. Dan aku masih di sini. Terbata mengeja makna ikhlas. 

Membiarkan waktu mengobati perihku.
Tapi tidak membuatku melupakanmu.


Triani Retno A
Penulis, Editor, Blogger
www.trianiretno.com

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...