28 February 2018

Silaturahmi, Pembuka Jalan Kebaikan



Selasa 20 Februari 2018 kemarin saya menghadiri acara pengajian yang diisi oleh Ustaz Evie Effendi.
 
Acara pengajian ini diadakan oleh Kayana Tour & Event Consultant. Bertempat di kantor Kayana di Jl. Cikutra Baru VI no. 26 Bandung. Nggak jauh dari GOR C-Tra. Tapi bisa jadi jauh kalau babang ojolnya sama nggak ngerti jalannya dengan si penumpang (yaitu saya).


Udah lama sih dengar tentang ustaz yang sedang naik daun ini, terutama di kalangan anak muda. Tapi baru kemarin berkesempatan menyimak langsung.

Sore hari itu Ustaz Evie bertutur tentang silaturahmi. Tidak melulu menyampaikan ayat Al-Quran dan hadis Rasulullah, tetapi juga berkisah tentang pengalaman hidupnya.

Tentang bagaimana silaturahmi pada orangtua telah mengubah jalan hidupnya.  Tentang bagaimana silaturahmi membuka jalan kebaikan. Ia yang dulu cenderung hedonis, menjadi berbalik arah. Menempuh jalan takwa yang ditunjukkan oleh Allah. Semua itu tak lepas dari harapan dan doa sang ibu.  

“Mamah mah nggak pengin Evie punya banyak duit. Mamah cuma pengin Evie jadi anak shaleh,” ujar Ustaz Evie menirukan perkataan ibunya bertahun silam.

Berkali-kali Ustaz Evie menekankan pentingnya silaturami. “Silaturahmi bukan hanya dengan cara ngariung. Tapi juga dengan mendoakan. Pekerjaan yang paling ikhlas adalah mendoakan orang-orang yang tidak tahu kita doakan.”



Bagaimana Islam Memandang Wisata?

Ternyata, urusan berwisata pun ada dalam Al-Quran. Salah satunya dalam Surat Al-Anam ayat 11, ”Berjalanlah di bumi dan lihatlah.”

Manfaat berwisata (tentu saja yang sesuai dengan ajaran Islam) antara lain membuat kita mentadaburi ciptaan Allah dan menjalin silaturahmi.

Hal tersebutlah yang menjadi dasar pemikiran Kayana Tour & Event Consultant dalam membuat konsep perjalanan wisata dan event.

“Melakukan perjalanan wisata, jika berpegang pada dalil-dalil Islam, dapat menjadi tanda bersyukurnya kita pada Allah, mensyukuri keagungan ciptaan-Nya,” ujar Rahadian Oktora, Direktur Utama PT Kayana Almahyra Utama.

Berwisata dengan berpegang pada dalil-dalil Islam itu, misalnya saat wisata kuliner hanya mengonsumsi makanan yang halal serta tetap melaksanakan ibadah shalat.

Mengenai beribadah saat berwisata ini, Ustaz Evie mengatakan sesuatu yang menarik. “Melakukan perjalanan jauh berarti menjadi musafir. Dan doa seorang musafir itu mudah dikabulkan.”

Masya Allah…. Jadi pengen buru-buru bepergian jauh ke luar kota sama keluarga. Ada yang mau jadi sponsor? Hehe….

Create Your Story From Here

Jujur, sih, selama ini kalau lihat teman-teman traveling ke luar kota atau ke luar negeri, rasanya mupeng banget. Yang kebayang di benak saya: ide tulisan bakal melimpah ruah!

Satu perjalanan aja bisa jadi bahan tulisan buat ikut lomba nulis bertema traveling yang hadiahnya bikin ngiler, jadi novel, cerpen, atau artikel perjalanan buat di koran. Artikel aja bisa jadi beberapa, tuh. Tentang kulinernya, tentang wisata belanjanya, tentang bangunan bersejarahnya, tentang alamnya…..

Makanya pas tahu filosofi Kayana Tour ini “Create your story from here”, mata saya langsung cling-cling. 

Eung… eh tapi mungkin niat saya nggak bener, ya. Mungkin itu sebabnya tiap kali mau jalan-jalan sekeluarga ke luar kota kok ya adaaa… aja hambatannya. Adaaa… aja yang bikin ribet. 

Mesti lurusin niat, nih. Traveling buat silaturahmi, buat tadabur, buat tafakur, supaya makin dekat pada Sang Pencipta. 

Alhamdulillah, dapat pencerahan dari Ustaz Evie. Semoga dimudahkan-Nya untuk traveling bareng keluarga.

Oya, yang pengin tau lebih lanjut tentang Kayana Tour & Event Consulting, langsung aja telepon ke 022-8783-1682, atau email: story@kayana.com, atau main ke web mereka, www.kayana.co.





Salam,
Triani Retno A
Penulis, Editor, Blogger

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...