Staycation Bareng Keluarga di Sheo Resort & Hotel




Beberapa bulan lalu saya iseng ikut kuis di Instagram RedDoorz dan menang. Hadiahnya menginap semalam di hotel RedDoorz mana pun.
Sempet kepikir buat dipakai nginep kalau ke Malang (atau Semarang) tahun depan. Tapi kelamaan ya.


Liburan di Dalam Kota

Karena belum ada rencana ke luar kota (si sulung sibuk try out di sana-sini), jadilah saya memilih Sheo Resort & Hotel Bandung untuk tanggal check in 21 September 2019. 

Nginep di hotel dalam kota juga menyenangkan, kok. Apalagi karena ini memang asli liburan. Nggak ada waktu yang habis 18 jam di ruang meeting. Nggak ada tumpukan pekerjaan yang dibawa sampai ke kamar. Nggak ada kewajiban membuat review.
Kalau kemudian saya menulis review ini ya … karena saya memang seneng nulis aja. Sama seperti review Hotel Ahadiat ini. Cuma yang di Ahadiat mah lagi raker, bukan staycation :D


Lokasi Sheo Resort & Hotel ini sekitar satu kilometer dari Universitas Parahyangan di Ciumbuleuit.
Sheo Resort and Hotel Bandung
Sheo Resort and Hotel Bandung.

Dekat kampus pasti banyak tempat makan dan jajan. Jadi kalo nggak mau makan di hotel, tinggal keluar aja bentar.
Kalau nggak bawa kendaraan sendiri, bisa pakai transportasi online. Zona aman di sini mah. Angkot St. Hall – Ciumbuleuit juga lewat persis di depan Hotel Sheo ini.
Jalan kaki ke kawasan Unpar di Ciumbuleuit bawah? Bisa aja sih. Cuma di beberapa ratus meternya belum ada trotoar buat pejalan kaki.
Sayang banget. Padahal asik loh pagi-pagi jalan kaki ke Ciumbuleuit bawah. Udaranya sejuk dan masih banyak pohon besar di kiri kanan jalan.

Sheo Resort & Hotel

Dulu, hotel ini bernama The Ardjuna Boutique Hotel and Spa. Berubah nama menjadi Sheo Resort & Hotel ketika berganti kepemilikan.
Meski begitu, sosok wayang Arjuna tetap menyambut ketika kita memasuki lobi hotel yang luas dan hommy.
Hotel Sheo Bandung
Dulu bernama The Ardjuna Boutique Hotel and Spa.

Kami menempati kamar 316 yang bertipe Deluxe. Dan ternyata oh ternyata, kamar 316 itu terletak di ujuuuung. Paling jauh dari lift. Harus menyusuri lorong yang panjang dan redup.
“Tapi deket tangga darurat. Kalau ada apa-apa, evakuasinya gampang,” kata si sulung.

Oh, yeah. Itu hikmahnya. Kebetulan beberapa minggu lalu kami membahas soal tangga darurat di gedung-gedung tinggi.
Nah, ini kamar yang kami tempati.
Sheo Resort & Hotel
Kamar 316 tipe deluxe di Sheo Hotel and Resort Bandung.
Staycation Bareng Keluarga di Sheo Resort & Hotel
Dominan warna gelap.
Kamar hotel ini didominasi warna cokelat tua, dengan sentuhan warna cokelat muda, krem, dan putih. Warna yang saya banget. Dinding-dinding polos tanpa foto atau lukisan.

Kasurnya juga mengundang banget buat tidur. Dan itulah yang dilakukan si bungsu. Dia langsung loncat ke kasur, rebahan sambil menikmati wifi yang kenceng. 

Staycation di Sheo Resort and Hotel
Staycation bareng keluarga.
Pemandangan dari jendela kamar gimana? Aha, saya suka. Dari jendela tampak kolam renang nan biru di bawah sana. Pepohonan tinggi di kiri-kanan Jalan Ciumbuleuit serta De Bale Pakuan di seberang hotel.
Staycation di Sheo Resort and Hotel Bandung
Pemandangan dari jendela kamar 316.


Yang kegirangan dengan view itu adalah si sulung. Dia langsung ribut bilang nanti malam mau duduk di depan jendela itu. Menulis sambil menatap pemandangan malam yang indah.
She is an author, fyi. Novelnya yang terbit di Grup Penerbit Mizan sudah 11 judul, 8 di antaranya novel. Staycation begini juga cara untuk menstimulasi ide-idenya karena ide mesti dicari bukan ditunggu.
novel deadly call karya sarah ann
Novel ke-8 putri sulung saya.

Si bungsu seneng dengan kasur, wifi, dan kolam renangnya. Meski nggak jago, dia memang suka berenang. Tulisan saya tentang kolam renang ini kan gara-gara nganter dan nungguin dia berenang.
Si sulung seneng dengan kasur dan view di sana. Saya? Seneng dengan kasurnya juga.
Astaga! Ini sekeluarga emangnya tukang tidur semua, ya? Hehehe…
Ah, saya mah melihat mereka senang aja udah seneeeeng banget. Biasalah ya, naluri ibu.

Minggu Pagi di Hotel Sheo

Semula saya kira kolam renang di Hotel Sheo ini juga bisa diakses oleh umum. Tapi ternyata kolam renang ini khusus untuk tamu hotel.
Jadi bisa nyaman berenang di sana, deh. Bagi yang mau berenang. Saya sih milih rebahan di kursi sambil menikmati sinar matahari pagi.
Ngantuuuuk! Meski judulnya “liburan” tapi malamnya saya menulis dan bikin infografis sampai pukul satu dini hari. 

Saat sedang tidur-tiduran di pinggir kolam renang itulah saya menyadari bahwa kaca jendela kamar ternyata dua arah alias bening. Kebetulan di pas di atas kamar saya ada yang berdiri di depan jendela. Jadi kelihatan. 

Oya, di area kolam renang ini terlihat ada kolam kecil buat balita. Tapi kolam ini kering kerontang. Begitu juga kolam yang berada di bawah dua saung.
Sheo Resort and Hotel di bandung
Saung di area kolam renang Hotel Sheo.

Karena kemarau panjangkah? Atau sedang direnovasi? Nah, saya lupa nanya.

Menikmati Kenyamanan

Untuk urusan makan, sesuai rencana  kami berburu makanan di sekitaran kampus Universitas Parahyangan.
Tempat yang kami pilih adalah Mie Jakarta untuk makan malam, Kopiyor buat minum kopi, dan Cabe Rawit buat sarapan.
Selebihnya kami menghabiskan waktu untuk menikmati kenyamanan di hotel.
Saran dikit. Kalau kalian menginap di sini, boleh tuh pagi-pagi berjalan kaki di sekitar hotel. Bukan di jalan utama Ciumbuleuit tapi di jalan kiri-kanannya.
Buat foto-foto juga asik. Pohon-pohon besar dan daun kering yang berserakan di tanah terlihat eksotis (di mata saya).
Oya, gimana dengan si Sulung? Apa dia jadi menulis sambil menikmati keindahan malam dari jendela kamar?
Sayangnya nggak bisa!
Ambang bawah jendela kamar ternyata terlalu tinggi untuknya. Kalau dia duduk di satu-satunya kursi yang ada di kamar, pandangannya mentok ke ambang jendela dan langit malam.
“Apa ukurannya buat orang bule ya?” duganya. “Mereka sih tinggi-tinggi. Kalo kayak aku mah kelelep! Masa aku mesti duduk kayak di odong-odong gini?”
Sheo Resort and Hotel Bandung
Naik odong-odong :D

Hehe…. Masukan nih buat manajemen Sheo Resort & Hotel. Tolong fasilitasi tamu-tamu bertubuh mungil yang ingin duduk santai menikmati pemandangan dari jendela kamar, dong.
Btw, sebagai blogger, nama hotel ini bikin saya nyengir. Sheo. Auto-mengingatkan saya pada SEO. Kan saya jadi merasa dikodein buat belajar SEO.
Believe it or not, baru dua jam saya di Hotel Sheo, ada tawaran dari sebuah agency untuk ikut SEO coaching clinic. Saya langsung daftar dong.
Kebetulan yang menyenangkan. Sheo dan SEO. Bener-bener seperti kode alam :D

Alamat Sheo Resort & Hotel
Jl. Ciumbuleuit No. 152 Bandung 40142

Salam,
Triani Retno A
Penulis buku anak
Penulis novel
Editor Indonesia
Blogger Indonesia
Blogger Bandung
Previous
« Prev Post

Related Posts

Staycation Bareng Keluarga di Sheo Resort & Hotel
4/ 5
Oleh

3 comments:

  1. Wah senangnya bisa menginap gratis ya mbak. Kamarnya juga nyaman banget dengan view kece. Btw keren banget si sulung jadi penulis.. Masya Allah tabarakallah :)

    ReplyDelete
  2. Mau juga dong nginep gratis di sana, he, he. Meski di dalam kota sudah berasa liburan loh!

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung. Mohon maaf, komentar dengan link hidup dan broken link akan saya hapus :)