Showing posts with label Keuangan. Show all posts
Showing posts with label Keuangan. Show all posts

19 November 2017

UMKM, Masalah Daya Saing dan Perizinan



UMKM,  Daya Saing dan Perizinan
“Hm… enak, Bu. Ini apa?”

“Ini almond crispy, Teh. Yang itu rasa keju. Ada juga rasa cokelat. Yang original dan green tea kebetulan lagi habis stok,” ujar Bu Aan.

Bu Aan kemudian bercerita tentang usaha kue yang dijalankannya. Semula usahanya hanya musiman, membuat kue-kue kering untuk Lebaran. Kemudian ia berpikir untuk membuat varian lain yang laku dipasarkan di luar momen Lebaran. Pilihannya jatuh pada almond crispy.

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

23 October 2017

Nabung Untung Bersama Sobatku



Nabung Untung Bersama SobatkuUmumnya, yang dianggap sebagai hari kerja adalah dari Senin sampai Jumat. Hari Sabtu dan Minggu libur akhir pekan. Padahal, sih, banyak yang tetap bekerja pada hari Sabtu dan Minggu. Atau justru hari kerjanya adalah saat akhir pekan.

Freelancer seperti saya termasuk yang hari kerjanya nggak jelas. Sering pas waktunya orang lain kerja, saya nyantai. Ntar giliran orang lain libur akhir pekan, saya malah kerja.

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

27 August 2016

Investasi Reksadana Online untuk Mewujudkan Impian Masa Depan



Investasi reksadana online dengan Poems ProFunds Phillip SecuritiesInvestasi Reksadana Online  Semangat saya untuk melakukan investasi keuangan sempat terusik. “Ngapain sih sibuk-sibuk investasi ini itu? Investasi saham, investasi reksadana, investasi emas …. Semua investasi materi itu nggak akan dibawa mati.” 

Setelah baper sejenak, saya memutuskan untuk mengabaikan suara-suara nyinyir itu. Investasi materi memang tidak akan dibawa mati. Namun, berinvestasi akan membantu kita hidup lebih baik dan membantu mewujudkan impian masa depan.

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

09 July 2016

Lebih Berkah dengan Keuangan Syariah




Lebih Berkah dengan Keuangan Syariah Mendengar tentang keuangan syariah, sih, sudah lama. Sekadar mendengar.

Berminat untuk menjadi nasabah?  Belum. Gara-garanya, saya sudah pusing duluan dengan istilah-istilah yang dipergunakan dalam keuangan syariah. Nisbah, mudharib, mudharabah, murabahah, musyarakah....

Oh, tidak bisakah istilah-istilah itu diindonesiakan saja agar mudah dipahami oleh orang awam seperti saya?

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

26 June 2016

Mewujudkan Impian dengan Investasi yang Amanah



Mewujudkan Impian dengan Investasi yang Amanah  ― Umur segini masih bermimpi? Apa tidak terlalu tua?

Kalimat seperti ini pernah mampir di pendengaran saya. Bukan cuma satu kali melainkan beberapa kali. Namun, kalimat ini sering hanya mampir sebentar, kemudian menghilang.

Bagi saya, tidak ada kata terlalu tua untuk bermimpi. Lagi pula, bermimpi kan gratis. Tidak perlu bayar tiket, tidak perlu bayar pajak. Hehehe….

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

25 June 2016

Mengoptimalkan Zakat Menyejahterakan Masyarakat


Mengoptimalkan Zakat Menyejahterakan Masyarakat ― Rasanya ironis sekali ketika mengetahui bahwa potensi zakat di Indonesia pada tahun 2015 mencapai Rp 217 triliun, tetapi zakat yang terkumpul di lembaga-lembaga pengelola zakat hanya Rp 3,7 triliun.1) Tak sampai 2% dari total potensinya.

Kenapa zakat yang terkumpul hanya sekecil itu, ya?

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

31 May 2016

BNI, Sahabat Keluarga Kecilku



<img alt='image' title='image' data='BNI-Taplus-dan-Taplus-Anak.jpg' />
BNI Taplus dan Taplus Anak
“Mbak, minta nomor rekeningnya, dong.”

Kalimat seperti ini sudah akrab dengan saya. Maklum, pekerjaan saya kan memang berjalan secara online. Jual beli buku secara online, pekerjaan menulis dan mengedit pun saya lakukan dengan bantuan internet. Pembayaran selalu melalui transfer bank.

Tapi, permintaan dari sebuah kantor penerbitan di Jakarta itu terasa berbeda. Pasalnya, nomor rekening yang diminta itu nantinya untuk mentransfer royalti buku karya putri sulung saya.

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

29 May 2016

Tabungan Emas Pegadaian, Investasi Murah Melawan Inflasi

<img alt='image' title='image' src='tabungan-emas-pegadaian.jpg' />
Tabungan emas Pegadaian
Investasi Murah Melawan Inflasi - "Sudah punya investasi apa?"

Sekitar satu tahun belakangan ini pertanyaan tersebut mengusik saya. Sebelumnya, dalam pemikiran awam saya menabung di bank, kan, investasi juga. Jadi, saya tenang-tenang saja. Saya masih bisa rutin menabung meski harus mengencangkan stagen.

Lama-kelamaan saya mulai ragu dengan pemikiran saya itu. Lebih-lebih setelah membaca tulisan para perencana keuangan serta beberapa kali mengikuti acara yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan.

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

30 April 2016

Klik MAMI, Cara Mudah Berinvestasi



Klik MAMI Cara Mudah BerinvestasiKlik MAMI, Cara Mudah Berinvestasi -- Investasi. Satu kata ini cukup mengusik saya beberapa bulan belakangan ini. Saya tahu, saya harus mempunyai investasi untuk masa depan (dan masa tua). Masalahnya, investasi apa?
 
Sempat terpikir untuk berinvestasi rumah kos. ATM Gedor, kata teman saya. Tapi semuanya masih berkutat dalam pikiran dan keinginan. Mau direalisasikan terbentur pada ketersediaan dana.

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

26 October 2015

Bijak Mengelola Keuangan



Alkisah, pada tahun 1999 seorang perempuan muda terpikat dengan sebuah buku tentang perencanaan keuangan, khususnya untuk pendidikan anak. Penulisnya masih muda, ganteng, dan terlihat cerdas.
Perempuan muda yang baru setahun tinggal dan bekerja di Jakarta itu berniat melakukan perencanaan seperti yang dibahas si penulis buku itu meski pusing melihat hitungannya. 

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

22 October 2015

Ketika Tanah Suci Memanggil



Ketika Tanah Suci Memanggil -- Siang itu saya bermaksud pergi ke toko buku. Karena bukan jam sibuk, angkot (angkutan kota) yang saya berhentikan relatif kosong, hanya berisi tiga penumpang.

Saya memilih duduk di depan, di sebelah sopir. Lebih nyaman begini, apalagi perjalanan saya dengan angkot ini akan cukup lama.  Maklumlah, saya tinggal di ujung timur kota Bandung, sedangkan toko buku yang saya tuju berada di pusat kota. 

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

06 October 2015

Besar atau Kecil, Keuangan Tetap Harus Dikelola


Besar atau Kecil Keuangan Tetap Harus Dikelola -- Ada hal menarik menjelang Hari Raya Idul Fitri kemarin. Seperti biasa, di akhir bulan Ramadhan, ada surat dari DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) di kompleks saya mengenai zakat. Dalam surat itu ada poin zakat fitrah, zakat penghasilan, zakat mal, serta infak dan sedekah.


Poin mengenai zakat mal membuat saya langsung mencari informasi yang lebih lengkap mengenai nisabnya (batas minimal harta yang kena zakat).

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

02 August 2015

Hidup Terencana Bersama BNI



Tahun 1998 adalah pertama kalinya saya mengetahui ada program DPLK  (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) BNI, yang menawarkan hidup terencana bersama BNI. Tahun 1998  itu pula pertama kalinya saya resmi bekerja sebagai orang kantoran di Jakarta.


Sesuatu banget rasanya. Ketika Indonesia sedang gonjing-ganjing oleh krisis moneter, ketika banyak orang kehilangan pekerjaan karena perusahaan mereka bangkrut, saya yang sarjana fresh graduate malah langsung dapat pekerjaan di Jakarta.  

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

16 July 2015

Berlebaran Secara Bijak Agar Tak Miskin Mendadak



Ketika memasuki minggu terakhir puasa, teman-teman saya mulai banyak yang menulis status seputar mudik dan THR. Saya? Hm… saya senyum-senyum aja, deh. Bagi saya, kedua hal tersebut tidak berlaku. 

"Lhooo, kenapa nggak mudik? Mudik, dong. Berlebaran di kampung halaman dengan orangtua dan saudara-saudara."

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

24 September 2014

Surat Untuk Anakku: Pesan-Pesan Finansial Untuk Anak-Anak


Surat Untuk Anakku, Pesan-Pesan Finansial Untuk Anak-Anak -- Anak-anakku,
Nggak terasa kalian sudah kelas 7 SMP dan 2 SD. Berarti sudah sekitar lima tahun Mami menabung untuk biaya kuliah kalian nanti. Iya, untuk biaya kuliah. Untuk biaya sekolah sampai SMA, insya Allah masih bisa mengambil dari honor-honor Mami.

Melihat saldo tabungan pendidikan kalian itu, kadang-kadang Mami khawatir dana itu nggak cukup. Kurang dari 6 tahun lagi, insya Allah, Kakak akan kuliah. Adik kurang dari 11 tahun lagi.  

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

23 September 2014

Mengelola Keuangan Keluarga Ala Freelancer


www.trianiretno.com Seorang teman pernah mengungkapkan keinginan untuk mengundurkan diri dari kantornya. Alasannya adalah ingin memfokuskan perhatian dan waktunya pada urusan menulis cerpen dan novel.

Mungkin saya turut bertanggung jawab atas munculnya keinginan teman saya tersebut. Mungkin dia berkeinginan seperti itu karena melihat minimal tiga judul novel saya terbit tiap tahun di penerbit-penerbit besar di negeri ini. Mungkin dia berpikiran seperti itu karena iri melihat waktu kerja saya yang sangat fleksibel.

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

23 August 2014

Rumah Kos Impian


Rumah Kos Impian --Bagus nih rumahnya.” Aku meneliti spesifikasi rumah yang ditawarkan di sebuah web itu, sekaligus mencermati foto-foto yang disertakan di sana. “Empat kamar tidur…..”

“Kalau gitu, rumah ini dijual aja. Kita pindah ke sana. Masih ada selisih tiga ratus juta,” komentar ibuku.

“Eh, jangan. Kita bukan mau pindah ke sana. Repot ngurus pindah sekolah anak-anak. Lagian mereka udah betah sekolah di sini,” sanggahku.

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

05 May 2014

Mempersiapkan Dana Pensiun: Memanfaatkan Masa Muda Sebelum Datang Masa Tua


Tidak semua orang berkesempatan menjadi tua. Namun, ketika masa tua itu tiba, tidak ada orang yang bisa kembali ke masa muda.

Dalam agama yang saya anut, Islam, ada hadis Rasulullah saw., yang berbunyi, “Manfaatkanlah lima (keadaan) sebelum (datangnya) lima (keadaan yang lain) yaitu hidupmu sebelum matimu, sehatmu sebelum sakitmu, waktu luangmu sebelum waktu sempitmu, masa mudamu sebelum masa tuamu, dan kayamu sebelum miskinmu. (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi)

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter