25 August 2013

Kopi Instan & Cappuccino Good Day, Kopi Gaul Paling Enak

Ada saja orang yang mengira saya suka minum kopi karena saya seorang penulis. Anggapan umum, penulis pasti suka begadang. Bukankah begadang belum lengkap jika tidak sambil minum kopi?

Anggapan itu sebenarnya tidak berlaku bagi saya. Saya sudah suka minum kopi jauh sebelum saya berprofesi sebagai penulis. Tepatnya, ketika masih mahasiswa. Kopi kesukaan saya kala itu adalah kopi hitam yang tak terlalu manis.


Kesukaan saya pada kopi tak hilang ditelan waktu. Namun, sekarang saya tak lagi mengonsumsi kopi hitam kental yang kurang aman bagi lambung saya. Pilihan saya jatuh pada  “Kopi instan cappuccino Good Day, kopi gaul paling enak”

Variasi rasa yang beragam menjadi salah satu pertimbangan saya. Original, Vanilla Latte, Collin' Coffee, Moccachino, Chococino, Carrabean Nut, dan Coffee Mix.  Belakangan muncul varian baru. Mocafrio Coffee Freeze, Good Day Freez Choc Orange, Capuccino. Seperti berpetualang dalam dunia kopi saja rasanya.

Saya pun bisa menikmati kopi meskipun jauh dari termos air panas. Sebelum Good Day mengeluarkan  varian kopi siap teguk Tiramisu Bliss dan Funtastic Moccacino, saya biasa membawa air mineral dalam botol dan 1-2 sachet Mocafrio Coffee Freeze atau Good Day Freez Choc Orange. Cukup tuang satu sachet ke dalam botol, kocok, voila! Jadilah sebotol kopi yang segar.


Sebelum Kopi instan cappuccino Good Day, kopi gaul paling enak mengeluarkan produk siap minum dalam botol, jika bepergian saya biasa membawa Mocafrio Coffee Freeze atau Good Day Freez Choc Orange yang bisa larut dalam air dingin.

Yang juga unik, kemasannya yang keren, tak seperti kebanyakan kopi lainnya. Kemasan kopi yang ada di pasaran umumnya berwarna dominan hitam dan cokelat tua. Mungkin karena seperti itulah warna biji kopi. Namun, beda dengan Kopi instan cappuccino Good Day, kopi gaul paling enak Kemasannya beraneka warna. Eye catching! Dari mata turun ke lidah, nyangkut di hati. Itu yang saya rasakan.


Kopi dalam Novel Saya

Ketika dokter mewanti-wanti agar saya mengurangi konsumsi kopi demi lambung saya, saya sempat mengira tak akan bisa menikmati kopi lagi. Rupanya kecemasan saya berlebihan.  Kopi instan cappuccino Good Day, kopi gaul paling enak  ternyata aman bagi saya. Tentu saja, mengonsumsinya tak berlebihan.

Saya biasanya hanya meminum satu-dua sachet kopi Good Day per hari. Berbeda-beda rasa setiap hari. Begitu sukanya saya minum kopi Good Day ini sehingga terbawa dalam novel yang saya tulis. Dalam novel The Reunion, saya gambarkan sang tokoh utama, Lily Amelia, sebagai penggemar kopi. Di laci meja kerjanya di kantor selalu ada beberapa sachet kopi instan, salah satunya adalah kopi rasa jeruk. Kopi mana lagi yang mempunyai varian rasa seunik itu kalau bukan kopi instan cappuccino Good Day, kopi gaul paling enak?


Ada kopi rasa jeruk dalam novel saya, The Reunion.
Kopi merek apa lagi yang punya rasa jeruk kalau bukan
Kopi instan cappuccino Good Day, kopi gaul paling enak?


Saya hanya meninggalkan kopi ketika hamil dan menyusui kedua anak saya. Setelah menyapih mereka pada usia 3 tahun (si sulung) dan 2 tahun (si bungsu), saya kembali minum kopi. Kopi selalu menjadi minuman pembangkit semangat ketika saya menulis novel atau mengedit naskah pada malam hari.




Manfaat Kopi

Berbagai penelitian ilmiah menunjukkan manfaat kopi bagi kesehatan. Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan oleh European Science Foundation. Hasil penelitian tersebut menyebutkan bahwa meminum kopi dapat mengurangi risiko diabetes hingga 25%.


Selanjutnya, dalam buku The Miracle of Caffein disebutkan bahwa pada orang dewasa yang sehat, kafein dapat:
1. Memperbaiki suasana hati
2. Mempercepat respons
3. Meningkatkan daya ingat
4. Memperkuat konsentrasi
5. Menajamkan logika
6. Meningkatkan ketahanan otot dan kapasitas paru-paru
7. Meredakan nyeri
8. Mengurangi nafsu makan
9. Mempercepat pembakaran lemak
10.  Meredakan serangan migrain dan asma
11. Mencegah penyakit parkinson
12. Mencegah penyakit batu empedu
13. Membantu orang agar sehat secara mental dan fisik sehingga mereka tampak lebih muda.


Jadi, kenapa takut minum kopi? Selama tidak berlebihan, kopi justru bermanfaat bagi kesehatan. 


Daftar Pustaka

  • Weinberg, Bennet Alan  dan Bealer, Bonnie K. 2009. The Miracle of Caffein: Manfaat Tak Terduga Kafein Berdasarkan Penelitian Paling Mutakhir.  Bandung: Qanita.
  • http://www.tempo.co/read/news/2013/05/21/205481955/Satu-Lagi-Temuan-Manfaat-Minum-Kopi 

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter