Belajar Tentang Menjadi Bermanfaat

 

Belajar untuk menjadi bermanfaat


Pelajaran Kebaikan

“Aku salut. Dalam kondisi sempit pun Mbak Eno masih semangat melakukan kebaikan.”

Bukannya senang, kalimat yang terlontar dari teman saya itu justru membuat saya menarik napas panjang.

Masih bersemangat melakukan kebaikan? Saya? Kebaikan apa yang saya lakukan?

Lebih khusus lagi, Ramadan kali ini apakah 30 Hari Jadi Manfaat atau sekadar menahan lapar dan dahaga?

Ramadan tahun ini sudah hampir berakhir dan saya merasa belum melakukan kebaikan apa-apa. Lebih-lebih kalau kebaikan itu dikaitkan dengan berbagi secara materi. Duh.

Atau mungkin seperti kata orang-orang, “Kebaikan kita adalah yang dirasakan orang lain, bukan yang kita rasa-rasa sendiri.”

Ah, ada seseorang yang jauh lebih baik daripada saya. Saya ingin bercerita tentangnya. Tentang dia yang mengajari saya banyak kebaikan dan menjadi bermanfaat dalam hidup.

 

Bersama dalam Suka dan Duka

Memiliki sahabat yang setia, bisa menyimpan rahasia, dan selalu ada dalam suka duka adalah sebuah rezeki.

Rezeki itu semakin terasa ketika melihat kenyataan sekarang. Betapa banyak orang-orang yang katanya “berteman”, tetapi ternyata di belakang saling membuka aib, mengolok-olok, bahkan memfitnah temannya.

Betapa banyak yang di lingkaran “close friend” ternyata malah membongkar rahasia temannya sendiri. Mengumbarnya pada publik.

Sungguh rezeki karena saya memiliki dia sebagai teman dekat. Dia bisa menjaga rahasia saya baik-baik.

Dan saya belajar darinya. Saya belajar menjaga rahasia yang dipercayakan orang pada saya.

Hadis menutupi aib sesama muslim
Yuk, jadi sahabat yang bisa menjaga rahasia. No ember-ghibah-gosip club.

Darinya saya belajar bersetia pada teman. Tidak meninggalkan teman yang sedang dalam kesulitan.

Mungkin secara keuangan saya tak bisa membantu apa-apa, karena kondisi saya pun tak bisa dibilang baik-baik saja. Tapi saya berusaha ada ketika mereka butuh teman bicara, ketika mereka butuh dipeluk meski hanya secara online.

 

Memberi Dukungan

Berdasarkan motivasi yang menggerakkan seseorang, para ahli psikologi membedakan motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik.

Motivasi intrinsik datang dari dalam diri sendiri. Ada orang yang motivasi intrinsiknya sedemikian kuat. Apa pun sikap dan perkataan orang lain tak akan membuatnya melemah dan mundur.

Ada pula yang sebaliknya. Lebih dominan motivasi ekstrinsik, motivasi yang datang dari luar dirinya. Semangat menjadi lemah jika tidak mendapat dukungan.

Dia, di tengah segala kesibukannya, selalu punya waktu untuk memberi dukungan. Tidak hanya saya yang merasakan dukungan positif darinya. Banyak, banyak sekali orang lain yang merasakan kebaikan hatinya.

Tanpa diminta dia ikut mempromosikan buku-buku baru karya teman-teman. Tombol “share” di akun Facebook-nya menjadi saksi.

Tak cuma itu. Dia rajin memberi kabar jika ada karya teman-teman dimuat di majalah. Dia pun rajin membeli buku karya teman-teman, lalu mempromosikannya di media sosial.

Tanpa diminta. Pro bono.

Sederhana sekali yang dilakukannya. Tapi sungguh, yang sederhana itu sangatlah berarti. Betapa banyak yang berbahagia dan tersemangati oleh dukungan kecilnya itu.

Saya mencoba meniru keringanan hatinya memberikan dukungan pada teman. Membantu mempromosikan dagangan teman dengan mengklik share di Facebook. Membeli dagangan teman tanpa menawar.

Hadis mempermudah jual beli
Stop nawar sadis ya, Beb, biar jual belinya jadi berkah.

Kalau memang tak membutuhkan barang yang dijual teman atau tak punya cukup uang, doakan saja supaya dagangannya laris manis.

 

Berbagi pada Dhuafa

Banyak kebaikannya yang menyentuh hati. Salah satunya, ia sangat menyayangi anak kecil. Ia suka mengajak anak-anak kecil bermain. Suka memberi hadiah. Lebih-lebih lagi jika anak itu yatim piatu.

Saya menjadi saksi kebaikannya. Suatu hari ia mentransfer sejumlah uang pada saya.

“Aku titip beliin buku anak yang bagus-bagus ya buat dikirim ke panti asuhan,” ujarnya.

Bukan hanya sekali ia begitu. Tukang-tukang yang bekerja di sekitar rumahnya pun kerap ia beri baju miliknya yang bagus-bagus. Ya, baju yang bagus-bagus, bukan baju bekas yang butut.

Ia senang berbagi. Pada teman-temannya, pada keluarganya, juga pada anak-anak yatim dan dhuafa.

Hadis tentang menyayangi anak yatim.
Mau dong deketan sama Rasulullah.

 

Peduli Kaum Dhuafa

Kepeduliannya pada anak yatim dan dhuafa ini membuat saya teringat pada awal berdirinya Dompet Dhuafa.

Sama-sama gercep bertindak membantu kaum dhuafa, sesuai porsi dan kemampuan masing-masing.

Tercatat pada bulan April 1993, Parni Hadi (Pemred Republika ketika itu), K.H Zainuddin MZ, Rhoma Irama, dan rombongan Republika makan di Restoran Bambu Kuning, Yogyakarta. Mereka berada di Yogyakarta dalam rangka promosi, dakwah, dan menghibur warga.

Bersama mereka ada para pegiat dakwah di daerah miskin, serta Corps Dakwah Pedesaan.

Dalam acara mengobrol santai itu terungkap betapa kecilnya honor yang diterima oleh pendakwah CDP. Hanya Rp6.000 per bulan.

Obrolan itu membuat Parni Hadi dan KH Zainuddin MZ bertindak cepat untuk mengumpulkan dana. Momen itu sekaligus menginspirasi lahirnya Dompet Dhuafa.

Tanggal 2 Juli 1993 untuk pertama kalinya kolom donasi Dompet Dhuafa terpajang di Republika. Tanggal yang kemudian resmi menjadi hari lahir Dompet Dhuafa.

 

29 Tahun Perjalanan

Hampir tiga dasawarsa Dompet Dhuafa bergerak untuk kemanusiaan dan pemberdayaan umat (empowering people). Jumlah orang yang menerima manfaat dari Dompet Dhuafa pun terus bertambah.

Hingga tahun 2021 kemarin, tercatat penerima manfaat dari Dompet Dhuafa berjumlah 24 juta orang.

Untuk dana masuk pada tahun 2021 sendiri mencapai Rp 414,79 miliar dan penerima manfaat sebanyak 3.606.747 jiwa.

Pengumpulan zakat Dompet Dhuafa.
Dana ZISWAF yang berhasil dihimpun Dompet Dhuafa tahun 2021.


Seperti tampak pada infografis di atas, pada tahun 2021 dana dari umat sebagian besar masuk ke Dompet Dhuafa melalui zakat. Semua dana yang masuk itu dikelola secara profesional, modern, dan amanah.

Profesional dan amanah ini penting. Lebih-lebih mengingat besarnya uang yang dititipkan oleh umat. Ah, menggunakan serupiah saja uang yang bukan hak kelak akan ada hisab dan balasannya.

 

Ke Mana Dana Disalurkan?

Wajar jika pertanyaan ini muncul. Siapa pun pasti ingin tahu ke mana perginya uang yang dititipkan melalui ZISWAF ini.

Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan secara langsung kepada mustahik, termasuk korban bencana alam.

Pada tahun 2021 saja, Dompet Dhuafa turun tangan di 19 lokasi bencana (banjir, longsor, gempa, erupsi gunung berapi, SAR Sriwijaya Air), 6 lokasi mitigasi bencana, dan 9 lokasi recovery bencana.

Dompet Dhuafa tidak sekadar datang memberi bantuan, lalu pergi. Tidak begitu. Dompet Dhuafa sekaligus membantu pemulihan pascabencana. Terutama dalam kualitas penghidupan, kesehatan, pendidikan, dan keislaman masyarakat di lokasi bencana.

Untuk jangka panjang, dana ZISWAF itu dikelola oleh Dompet Dhuafa agar lebih berkembang dan menyejahterakan umat. Tentu saja pengelolaannya sesuai dengan prinsip ekonomi Islam.

Disalurkan ke mana saja dana itu dapat dilihat pada infografis berikut ini.

Penyaluran dana zakat umat
Penggunaan dana ZISWASF untuk kepentingan dan kesejahteraan umat.


Tiap-tiap program yang menerima penyaluran dana itu pun terbagi lagi atas berbagai kegiatan kemanusiaan.


1. Program Kesehatan

  • Anak Indonesia Sehat.
  • Jaminan kesehatan ibu dan anak.
  • Sanitasi sosial berbasis masyarakat.
  • Kesehatan reproduksi.
  • Layanan integratif dan kemplementer thibunnabawi.
  • Kebun sehat keluarga.
  • Pos sehat.
  • Respons Darurat Kesehatan (RDK).
  • Ambulans terapung.
  • Kampung Cekal Corona.
  • Kemitraan TBC.

 

2. Program Sosial Kemasyarakatan.

  • Respons bencana.
  • Mitigasi bencana.
  • Recovery bencana.
  • Air untuk kehidupan.
  • Layanan mustahik.
  • Bina santri lapas.
  • Bina rohani pasien.
  • Pendampingan disabilitas mental.
  • Dapur keliling.
  • Shelter Sehati.
  • Pemberdayaan keluarga mandiri.
  • Badan pemulasaran jenazah (Barzah).

 

3. Program Dakwah dan Budaya

  • Pesantren mualaf.
  • Pusat belajar mengaji.
  • Dai perkantoran dan masjid.
  • Dai pemberdaya.
  • Dakwah internasional (di 9 negara).
  • Seni dan budaya (perguruan silat).

 

4. Program Pendidikan

  • Institut Kemandirian.
  • Ekselensia Tahfizh School.
  • Smart Ekselensia Indonesia.
  • Sekolah Guru Indonesia.
  • Etos ID.

 

5. Program Ekonomi

  • Sentra ternak (10 lokasi cabang DD, 4 lokasi plasma desa, 1 lokasi kawasan). Tersebar di Pulau Jawa, Sumatra, Sulawesi Selatan ,dan NTT.

    Sentra ternak dan plasma ini merupakan kunci dari pelaksanaan Tebar Hewan Kurban yang merupakan agenda rutin tahunan Dompet Dhuafa.

  • Sentra pertanian (1.000 hektare). Berlokasi di 9 kecamatan di Pulau Jawa dan 1 kecamatan di Lampung.

 

Masya Allah. Sungguh luar biasa jika umat Islam sudah urunan dan saling bantu begini. Bisakah kita menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan dan pemberdayaan umat ini?

Bisa. Tentu saja bisa.

 

Bermanfaat dan BerkolaborAksi

Meskipun belum rutin, saya dan keluarga beberapa kali menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan kurban melalui Dompet Dhuafa.

Melihat dana tak seberapa dari saya bergabung dengan dana umat, lalu dikelola sedemikian rupa, rasanya … masya Allah. Hangat hati ini, hangat mata ini.

Ada beberapa hal yang membuat saya senang menggunakan Dompet Dhuafa untuk keperluan ZISWAF ini.

 

1. Berbagai jenis zakat.

Melalui website dompetdhuafa.org muzakki bisa membayar zakat penghasilan, zakat e­­mas, zakat maal, zakat fitrah, fidyah, kafarat, zakat perusahaan, zakat untuk Palestina, zakat untuk yatim dhuafa, zakat untuk sembako dhuafa, dan zakat untuk penghafal Quran.

 

2. Kemudahan pembayaran.

Dompet Dhuafa menyediakan cara pembayaran melalui transfer bank (BCA, BCA VA, BNI, BNI VA, BRI, BRI VA, Mandiri, Permata, BSI, Muamalat, Maybank Syariah) dan online payment (Gopay, OVO, DANA, Shopeepay, Octo Clicks, VISA, IB Muamalat).

 

3. Konfirmasi dana masuk.

Sepengalaman saya, segera setelah saya melakukan transfer, Dompet Dhuafa langsung mengonfirmasi.

Konfirmasinya itu melalui email, Whatsapp, dan SMS. Kuitansi pembayaran pun akan segera dikirim ke email. Lengkap!

zakat infak sedekah Donpet Dhuafa
Donatur akan mendapat konfirmasi dan kuitansi sebagai tanda bukti.

 

4. Infak dan Wakaf mulai Rp10.000.

Di website dompetdhuafa.org pun ada banyak pilihan wakaf dan infak.

Kita bisa memilih mau berwakaf untuk pendidikan, kesehatan, ekonomi, produktif, masjid, sumur, kendaraan dakwah, atau berwakaf untuk ibu.

Untuk infak, ada pilihan berinfak untuk program pendidikan, sedekah  Subuh, sedekah Jumat, program kesehatan, program ekonomi, program sosial, atau program lingkungan.

Pada bulan Ramadan ada pula pilihan infak parsel Ramadan, sedekah Ramadan, berbagi buka puasa Palestina, parsel Ramadan Palestina, program advokasi, berbagi buka puasa, dan THR untuk pejuang keluarga. Insya Allah, 30 Hari Jadi Manfaat.

Dengan minimal Rp 10.000,- kita bisa berinfak dan berwakaf di Dompet Dhuafa. Insya Allah bermanfaat untuk umat dan menjadi tabungan buat kita di akhirat.

 

5. Transparansi pengelolaan.

Dari waktu ke waktu, Dompet Dhuafa memberikan laporan keuangan melalui email

Laporan zakat infak sedekah
Laporan tahunan kepada donatur.


Alhamdulillah. Senang rasanya bisa menjadi bermanfaat.

 

Belajar Darinya

Menjadi bermanfaat. Itu juga yang banyak saya pelajari dari dia yang saya kisahkan di awal tulisan ini. Dia yang selalu ingin melakukan kebaikan. Dia yang selalu ingin bermanfaat bagi sesama.

Dia yang ringan tangan menolong teman-temannya. Dia yang hatinya begitu mudah tersentuh. Dia yang menyayangi anak yatim dan dhuafa.

Kalian ingin berkenalan dengan orang yang mengajari saya tanpa merasa mengajari? Ini dia. Lelaki berkaus merah di sebelah saya.

Penulis buku dan novelis
Darinya saya belajar.

Tapi sayang sekali, kalian tidak bisa berkenalan langsung dengannya. Dia sudah pergi, jauuh ... sekali. Ke tempat yang sekali kita datangi, kita tak akan bisa kembali.

Dia sudah berada dalam pelukan bumi. Ya, dia sudah meninggal. Namun, kebaikannya tak ikut terkubur.

Dia dan semua kebaikannya tetap hidup di hati saya. Dan hari ini saya ceritakan di sini.

 

Lomba blog Dompet Dhuafa
Lomba blog Dompet Dhuafa.


Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Jadi Manfaat yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa.

 

Salam,

Triani Retno A

70 komentar

  1. Menemukan teman yang benar-benar tulus itu susah, lho, Mbak. Terus berbagi kebaikan, ya. Senang bisa berteman dengan Mbak Eno.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Fel, susah banget. Makanya ketika dia meninggal, rasanya aku kehilangan setengah jiwa :(

      Aku pun senang berteman denganmuuu. Semoga ada rezeki kita ketemuan yaaaa.

      Hapus
  2. MashaAllah~
    Dari berteman, kita belajar banyak hal yaa, teh.. Akupun mulai mengurangi circle pertemanan yang toxic. Karena uda gak waktunya lagi mendengar perkataan pedas orang lain kalau gak ada masukan yang membangun.

    Sebaik-baik teman memang yang bisa membawa ke akhirat.
    Semoga selalu berlimpah keberkahan untuk teteh dan keluarga.

    Mendukung sekali program-program Dompet Dhuafa dan dengan dana ummat semoga banyak masyarakat yang terbantu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... Ya Mujibassailiin... Doa yang sama buat Lendy sekeluarga.

      Bener, Len. Kita pilih2 teman aja deh. Yang toxic, yang bikin depresi, yang hobi ghibah dan gosip, babay aja.

      Hapus
  3. Masha Allah semoga amal jariyah beliau menjadi teman setia beliau di akhirat. Senangnya punya teman seperti ini, menjdi manfaat utk sekeliling

    BalasHapus
  4. Saat zakat infaq sodaqoh wakaf sudah terkelola dengan baik masuk dan penyalurannya. In sya Allah semua masyarakat muslim shohibul ahnaf bisa rata dapat semua.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget, Kak. Semoga kesejahteraan rakyat, khususnya umat Islam, pun makin membaik.

      Hapus
  5. saling berbagi dan saling perduli :D

    BalasHapus
  6. Semakin ke sini aku pun merasa semakin susah nemu teman yg cocok dan bisa tetap keep contact gt cerita apapun. Semoga teman mba eno husnul khatimah dan lapang senantiasa kuburnya.

    Baru tahu ini kalau Kyai Zainuddin MZ salah satu penggagas berdirinya Dompet Dhuafa ya. Semoga kucuran dananya senantiasa ada dan tersalurkan dgn baik. Aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiiin ... Allahuma aamiiin. Terima kasih doanya Kak.

      Hapus
  7. Sudah 3 dasawarsa dan sangat membantu kehidupan banyak warga yang membutuhkan. Semoga semakin mantap dan amanah ke depannya ya. Aku rutin si donasi ke sini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. Semoga menjadi pahala jariah ya, Kak :) Aamiin.

      Hapus
    2. Nggak perlu diragukan lagi keamanahannya. Dulu suamiku juga pernah magang di sini. Emang lembaga terbaik katanya.

      Hapus
  8. Dompet duafa ini memudahkan kita untuk saling berbagi ya kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, memudahkan banget. Berbuat baik mestinya memang dipermudah ya :)

      Hapus
  9. dengan zakat kita bisa membantu menggerakkan ekonomi ummat ya kak. Nanti bisa digunakan untuk macam macam keadaan dan pastinya akan sangat berguna

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mas. Kalo melihat kembali ke masa Rasulullah dan khalifah, kekuatan zakat untuk membangun ekonomi umat sungguh luar biasa.

      Hapus
  10. Menutup aib saudara ini, jadi penentu juga sih apakah sahabat kita itu benar² sahabat atau tidak. Karena itu sebagai bentuk kepeduliannya juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak. Semoga kita pun selalu bisa menutup aib sahabat dan saudara sesama muslim, ya.

      Hapus
  11. Menjadi bermanfaat sebenarnya bisa dimulai dari aksi2 sederhana ya. Tinggal mau atau tidak.

    Dompet Dhuafa ini sangat membantu untuk menyaourkan sizwaf ke tangan2 yang tepat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mbak. Kemauannya itu yang kadang nggak ada :(

      Hapus
  12. sekecil apapun perbuatan kita buat membantu sesama emang beneran bermanfaat ya, sesimpel kita ikutan donor darah pun udah bantu dan menolong nyawa orang :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener, Mbak. Yang kita pikir "Ah, cuma gitu aja kok" ternyata bisa berarti sangat besar bagi orang lain.

      Hapus
  13. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama ya mbak
    Menjadi bermanfaat bisa dilakukan dari cara cara yang sederhana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Kalau bisa jadi bermanfaat, kenapa malah jadi sumber mudharat. Ya kan? :))

      Hapus
  14. semoga kita bisa jadi teman baik untuk semua orang di dekat kita, supaya kita juga terus dapat kebaikan dari orang lain ya kak. btw, alhamdulillah aku juga udah zakat :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. Semoga selalu Allah mudahkan kita untuk membayar zakat dan berbuat baik pada sesama.

      Hapus
  15. Wah ternyata dana ZISWASF ini digunakan untuk banyak hal yaaaa. Besok besok kalo bayar zakat di bazis aja aaah

    BalasHapus
  16. Betul banget mba punya sahabat yang setia dan masih bisa tetap bersama kita berbagi suka duka itu emang rezeki banget. Apalagi kerasa banget semakin kita bertambah dewasa, teman kita bakalan berkurang semacam seleksi alam. Tapi, pada akhirnya yang terbaik bakalan tetap bersama kita.

    BalasHapus
  17. Dennise Sihombing29 April 2022 pukul 21.09

    Kebagiaan tersendiri ya kak ketika kita bisa memberi pada mereka yang membutuhkan. Dengan adanya Dompet Dhuafa menjadi terbantu dalam penyalurannya

    BalasHapus
  18. saya punya nih teman yang seperti malaikat
    baik bangetttt
    selalu terbuka pada teman yang ingin curhat
    sederhana tapi sangat bermanfaat

    BalasHapus
  19. Sekarang cari teman yang gak Toxic mulai susah susah gampang ya, jadi harus benar-benar memilih teman yang benar-benar tulus

    BalasHapus
  20. Kata BERMANFAAT itu artinya dalam banget ya Mbak. Dan seperti yang ditulis diatas, makna bermanfaat itu dirasakan oleh orang lain, diluar diri kita sendiri. Wujudnya pun bisa beragam. Bahkan bisa dimulai dari hal kecil, seperti melakukan kegiatan-kegiatan pro bono tanpa pamrih. Membantu menyebarkan informasi dagangan teman di media sosial. MashaAllah.

    Seperti sebuah kata pepatah "Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi orang lain". Rangkaian kalimat yang selalu saya sampaikan sebagai doa bagi keluarga dan teman-teman serta mereka yang berada di sekitar saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih tinggi daripada pepatah malahan. Rasulullah sendiri yang bilang, "Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi manusia." (HR Ahmad dan Thabrani).

      Semoga kita semua menjadi manusia yang bermanfaat.

      Hapus
  21. Membentang kebaikan kepada umat dan mereka yang memebutuhkan itu bagus sekali dan insya allah memperoleh barokah dari Allah SWT. Kepengen ikutan lombanya eh ternyata waktunya sudah habis hihihi maybe next time. Aku punya sahabat yang terbaik, namun kini sudah jarang berkomunikasi, dianya yang terlalu sibuk hhmm sedih juga sih padahal kami biasanya saling curhat :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe...Barangkali sahabat Mb Nurul pun pengen curhat ke Mb tapi nggak sempet karena lagi sibuk.

      Hapus
  22. iya sepakat, jangan sampai deh punya teman di depan kita dia nampak baik, tapi di belakang kita dia menikam.

    Saya juga ingat betul dulu dompet dhuafa ini dibentuk oleh republika, jadi bagian program sosialnya republika. Seiring waktu dikelola secara terpisah dan profesional. Semoga makin banyak yang memperoleh manfaat dari DD dan makin banyak juga donaturnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe .. iya, Mbak. Kebetulan waktu awal ada kolom donasi DD di Republika aku memang lagi seneng-senengnya baca Republika.

      Hapus
  23. Insyallah hidup makin berkah kalau bisa bermanfaat bagi orang lain ya kak

    BalasHapus
  24. Jadi menginspirasi kak, bahwa kita pun bisa berbagi manfaat kepada yang membutuhkan, karena sama-sama membuat senang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mbak. Semoga hidup kita pun bisa bermanfaat untuik orang lain.

      Hapus
  25. kita memang harus bisa menjadi orang yang bermanfaat untuk banyak orang ya, karena merupakan salah satu ajaran agama juga kan

    BalasHapus
  26. Kalau punya teman. Baik kayak gini sulit dilupakan ya mba biarpun sudah pergi semoga Kita bisa mencotoh kebaikannya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, bener banget. Semoga kebaikanya semasa hidup menjadi amal jariah.

      Hapus
  27. Penyaluran dana di Dompet Duafa tentunya bisa tepat sasaran dan terpercaya ya, mbak. Apalagi ada bukti-bukti transaksi yang jelas antar kedua pihak

    BalasHapus
  28. hidup menjadi lebih "hidup" saat kita bermanfaat buat orang lain yaa, Mba. Cita-cita saya sederhana nih, pengen bisa jadi orang bermanfaat buat keluarga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiiin Ya Rabbal 'alamiiin. Semoga Allah mudahkan ya, Mbak.

      Hapus
  29. Bermanfaat bersama dompetdhuafa, jadi ingat bagaimana dulu pertama kali interkasi dengan dompet dhuafa, belajar program ke DD Pusat juga. Programnya keren-keren

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, sempet belajar program ke DD Pusat, Mas? Kereeeen.

      Hapus
  30. Om Nando... Al-Fatihah ....

    BalasHapus
  31. Program Dompet Dhuafa memang bagus-bagus, waktu itu aku pernah diajak untuk ekspose program yang dijalankan Dompet Dhuafa di sebuah desa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak. Makanya aku juga seneng support DD karena programnya jelas.

      Hapus
  32. Jadi terigat dalam sebuah hadits dijelaskan, orang yang mampu memberikan kemanfaatan kepada orang lain adalah salah satu manusia terbaik dan salah satu manusia yang paling dicintai oleh Allah SWT.
    Dan untuk jadi manfaar seccara maksimal jgn lupa utk selalu berbagi, Dompet Dhuafa proses ziswaf nya simpel

    BalasHapus
    Balasan
    1. Simpel banget, apalagi ada kalkulator zakatnya. Kemarin aku ngitung zakat mal di DD juga mudah banget.

      Semoga kita pun selalu bisa bermanfaat dalam kebaikan. Aamiin.

      Hapus
  33. Ikut berduka karena sosok yg baik hati telah berpulang, semoga Allah tempatkan di jannah-Nya, aamiinn

    Memang DD ini samgat inspiring ya mbaaa. Semangat utk terus berbuat baik, dan memberikan manfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiiin ... ya Rabbal 'Alamiiin....
      Betul, Mbak. Aku kalo lihat laporan kegiatan DD rasanya jadi bersemangat. Oh, ternyata digunakan untuk ini itu, disalurkan ke sana kemari.

      Hapus
  34. Semoga apa yang dikelola semakin memberikan manfaat dan dampak baik bagi semua sektor. Semogaaaa makin banyak pula yang berbaik hati untuk ikut melakukan infaq ya kak, biar dana yang dikelola bisa disalurkan dengan tepat

    BalasHapus
  35. Wah baru tau sejarahnya dompet dhuafa, berarti udah sekitar usia kepala tiga ya? Semoga terus bisa memberikan manfaat bagi sesama

    BalasHapus
  36. Menjadi bermanfaat bagi sesama adalah kunci dalam kehidupan sehari-hari ya kak. Btw, Aku juga lumayan sering ikutan programnya Dompet Dhuafa baik online atau offline. Programnya emang keren sih dan pastinya terus menebarkan kebaikan untuk sesama.

    BalasHapus
  37. Menjadi orang yang bermanfaat itu sangat luar biasa, dampaknya bukan saja didunia akan tetapi diakhirat kelak, dan kisah sahabatnya mbak sangat menginspirasi sy agar bisa menjdi org yg bermanfaat utk org lain

    BalasHapus
  38. Senang ya karena Dompet Dhuafa memudahkan untuk jadi bermanfaat pada sesama dan tak hanya urusan zakat

    BalasHapus
  39. Masya Allah semoga apapun yang kita lakukan dengan diawali niat baik dan ikhas terta tulus menjadi sebuah berkah, dan menginspirasi banyak orang ya mbak. Apalagi saat ini banyak kok media yang mempermudah kita untuk berbuat kebaikan.

    BalasHapus
  40. Menjadi manfaat itu lias sekali maknanya ya kak. Yg pasti katanya ada keberkahan di dalamnya. Semoga demikian yg terjadi pads dompet dhuafa juga.

    BalasHapus
  41. Hadirnya dompet dhuafa ini membantu banget untuk masyarakat Indonesia yang membutuhkan pertolongan, apalagi dalam keadaan pandemi seperti ini. Menebar kebaikan dan memberikan manfaat kepada orang lain tidak harus menunggu, tapi bisa dimulai dari diri sendiri..

    BalasHapus
  42. Dompet Dhuafa punya manfaat yang luar biasa banget ya Mbak. Dala. Penyaluran zakat dan sedekah misalnya, selain praktis juga cepat. Kita jadi super dipermudah

    BalasHapus

Komentar dimoderasi dulu karena banyak spam. Terima kasih.