Kenali Gejala Infeksi Saluran Kemih dan Penyebabnya

Gejala infeksi saluran kemih

Ketidaktahuan membuat banyak dari kita mengabaikan atau menganggap enteng gejala infeksi saluran kemih.

“Kurang minum doang ini, sih.”

“Ah, paling juga karena kecapekan.”

“Istirahat aja dulu. Ntar juga baikan sendiri.”

Begitu santainya kita menanggapi isyarat yang diberikan oleh tubuh ketika merasa tidak nyaman saat buang air kecil. Padahal, gejala itu menunjukkan ketidakberesan pada tubuh yang jika terus dibiarkan akan berdampak serius.


Gejala Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah suatu kondisi ketka bakteri masuk dan berkembang biak di saluran kemih. 

Saluran kemih ini sendiri terdiri atas kandung kemih, uretra, ureter, dan ginjal. Namun, yang paling sering terinfeksi bakteri adalah kandung kemih.

Semua orang memiliki risiko terkena infeksi saluran kemih. Baik itu laki-laki maupun perempuan, anak-anak maupun orang dewasa dan lanjut usia.

Infeksi saluran kemih (ISK) yang tidak cepat diobati dapat meyebar ke ginjal dan mengakibatkan kerusakan permanen pada ginjal. Jika ginjal sudah rusak, bukan hanya aktivitas sehari-hari yang terganggu. Cuci darah pun harus menjadi agenda rutin yang wajib dijalani.

Oleh karena itu, penting sekali bagi kita untuk mengetahui apa saja gejala ISK.

Mengutip dr. Dicky Stefanus,Sp.U, FICS, ada lima gejala infeksi saluran kemih yang umum terjadi, yaitu:

1. Nyeri saat buang air kecil

Buang air kecil menjadi saat yang menyiksa karena terasa panas, nyeri, perih, bahkan rasa seperti tebakar. Repotnya lagi, muncul dorongan untuk terus-terusan buang air kecil meskipun yang keluar sangat sedikit.

Rasa sakit ini bukan sekadar karena kurang minum, melainkan karena dinding uretra sudah terinfeksi oleh bakteri.

2. Mual dan muntah

Mual dan muntah bisa terjadi apabila infeksi bakteri tersebut sudah menyebar

3. Urine berbau, keruh, dan berdarah

Urine yang keruh dan berbau tajam menunjukkan peningkatan bakteri dalam sel darah putih. Infeksi yang sudah parah saah satunya ditandai dengan adanya darah di dalam urine.

4. Demam

Apabila infeksi saluran kemih ini sudah parah, tubuh akan demam dan menggigil karena berusaha melawan infeksi tersebut. Demam ini sering disertai dengan nyeri otot dan lemas.

5. Nyeri punggung atau pinggang

Gejala yang satu ini menandakan infeksi saluran kemih sudah mengenai ginjal.

Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Penyebab infeksi saluran kemih
Jangan sepelekan rasa sakit saat buang air kecil.

Gejala infeksi saluran kemih bukan muncul secara tiba-tiba, melainkan karena ada penyebab yang sering kali tidak kita sadari.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang menjadi penyebab infeksi saluran kemih:

  • Bakteri Escherichia coli (E. coli) dari saluran pencernaan. Bakteri ini berpindah dari anus ke uretra karena kebiasaan yang salah dalam membersihkan anus setelah buang air besar.
  • Kebiasaan menahan buang air terlalu lama.
  • Jarang mengganti pakaian dalam.
  • Kurang menjaga kebersihan area intim, jarang mengganti pembalut yang dikenakan, atau menggunakan sabun pembersih yang menyebabkan iritasi.
  • Memiliki penyakit infeksi menular seksual (IMS) seperti herpes genitalis dan klamidia.
  • Kehamilan
  • Menopause
  • Penggunaan kateter urine dalam waktu lama atau kateter tidak steril
  • Batu ginjal
  • Imunitas tubuh yang rendah.
  • Aktiviras seksual
  • Kurang minum air putih

Periksakan Diri ke Dokter

Ketika merasakan gejala infeksi saluran kemih, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Lebih-lebih jika rasa tidak nyaman saat buang air kecil itu disertai dengan urine bercampur darah, demam, atau nyeri punggung dan pinggang.

Apabila gejala yang dirasakan sudah berat, dokter umum akan memberikan rujukan untuk berobat ke dokter spesialias urologi.

Rumah sakit besar seperti RS EMC umumnya dilengkapi oleh tim dokter spesialis urologi yang andal.

Dokter urologi ini akan menangani berbagai keluhan kesehatan pada saluran kemih dan memberikan penanganan terbaik untuk kesembuhan pasien.

Penutup

Infeksi saluran kemih tidak dapat dianggap enteng. Mengenal gejala infeksi saluran kemih dan segera berobat ke dokter akan mencegah komplikasi yang lebih serus.

Tak perlu ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis urologi agar infeksi saluran kemih dapat segera ditangani.

Tidak ada komentar

Komentar dimoderasi dulu karena banyak spam. Terima kasih.