17 April 2016

15 Ide Promosi Buku Plus Merchandise Keren



“Buku kamu udah terbit? Waaah… selamat!”

Percaya atau tidak, kalimat seperti itu menjadi impian banyak orang. Namun, tugas penulis tak berhenti ketika bukunya terbit. Tugas berikutnya adalah mempromosikan buku itu. 

“Lho, bukannya itu tugas penerbit?”

Anggaran promosi yang dimiliki penerbit harus dibagi untuk semua buku yang diterbitkan. Ada buku (dan penulis) yang beruntung dipromosikan besar-besaran, ada yang dipromosikan sekadarnya. Jadi, penulis diharapkan aktif berpromosi. Untuk merchandise, kebanyakan penulis harus membuatnya dengan dana sendiri.  
 

Yuk, Promosi

Sudah tahu kan kenapa penulis harus aktif berpromosi? Iyeees. Untuk memperkenalkan buku baru kepada khalayak agar mereka tertarik membeli.

Berikut ini 15 ide promosi plus merchandise keren untuk mendukung promosi itu. Kita mulai dari yang umum-umum dulu, ya. Misalnya ini:

  • Pasang kaver buku itu atau foto kita sebagai foto profil semua akun media sosial kita. Boleh juga foto selebrita yang sedang memegang buku baru kita itu atau foto binatang kesayangan kita bersama buku itu.
  • Mengirimkan buku baru itu ke koran dan majalah agar diresensi. Bisa juga mengirimkan buku baru kepada teman atau blogger yang jago meresensi buku. Tidak sedikit, lho, orang yang mencari informasi dengan membaca meresensi sebelum memutuskan untuk membeli buku.
  • Berpromosi lewat radio.
  • Membuat acara bedah buku.
  •  Mengunggah foto buku baru itu di Facebook, Twitter, Instagram, dan jaringan media sosial lainnya.
  • Mengadakan kuis-kuis seru di media sosial. Untuk kuis, bedah buku, dan promosi di radio, kita  bisa minta bantuan penerbit. Biasanya penerbit menyediakan jatah buku gratis untuk promosi seperti ini.
  • Bawa buku baru itu setiap kali bepergian. Pegang buku itu dan posisikan sedemikian rupa sehingga bisa dilihat banyak orang ketika menunggu angkutan umum (kereta api, bus, pesawat) atau ketika mengantre. Selain itu, tanpa sengaja kita bisa saja menemukan lokasi yang pas seperti di dalam buku. Berhenti sebentar, lalu foto buku baru itu dengan lokasi tersebut sebagai latar belakang.

 Yang nggak umum? Hm… misalnya ini.

  • Bawa buku-buku yang baru terbit itu ke mal, sekolah, kampus, atau tempat keramaian lainnya, lalu bagi-bagikan secara gratis. Hehehe….
  • Dekati para pemilik warnet, lalu minta mereka memasang foto kaver bukumu di tampilan awal. Jadi, begitu komputer dihidupkan, jreeeng…! Kaver bukumu akan langsung terpampang di depan mata.
  • Cetak stiker bergambar kaver buku baru itu, lalu minta izin untuk menempelkannya di kendaraan umum.
  • Punya mobil atau motor? Hm… terpikir nggak untuk mendandani tampilan mobil kamu dengan gambar kaver buku baru yang sedang dipromosikan? Kap motor dan helm juga bisa didandani seperti ini.
    Foto diambil dari http://motortorque.org

  • Masih berhubungan dengan mobil. Ada cara yang lebih murah (dan gampang diganti kalau ada buku baru lagi). Buat poster besar lalu tempelkan di kaca mobil. Pastikan mobil itu sering dipakai bepergian (ke kampus, ke kantor, jalan-jalan) dan tidak hanya mendekam di garasi.
  • Pernah lihat para suporter sepak bola menggambar dan mewarnai wajah mereka seperti bendera tim favorit?  Berani nggak menggambari wajahmu seperti kaver buku baru itu lalu berjalan-jalan ke mal?
  • Kalau punya usaha seperti katering atau rental mobil, meskipun kecil-kecilan, manfaatkan juga untuk promosi. Tempel stiker kaver buku di kardus makanan. Pasang poster atau sun protector bergambar kaver buku di kaca mobil.
  • Buat x-banner bergambar kaver buku. Bawa x-banner itu dan buku yang dipromosikan  ke tempat-tempat umum seperti taman kota, alun-alun, dan arena car free day. Siapkan mental seorang supermodel, lalu minta seorang teman memotretmu dan bukumu di keramaian itu.


Ingat Dana Promosinya


Karena dana promosi seperti ini harus dari kantong pribadi, berarti kita mesti pintar-pintar memilih. Membuat merchandise keren dengan harga terjangkau bisa dijadikan pilihan. 

Jika akan membuat merchandise, cermatlah memilih. Ya memilih jenis pernak-perniknya, ya memilih tempat membuatnya karena berhubungan banget dengan dana yang harus kita keluarkan.


Nggak masalah kalau dananya longgar. Kalau dananya pas-pasan? Well, itu tantangan. Gimana caranya supaya tetap bisa berpromosi meskipun dengan dana minim.


Poin Pentingnya

Ada banyak jenis pernak-pernik yang bisa kita pilih.  Ups, hati-hati. Jangan sampai kalap karena melihat contoh pernak-pernik yang keren-keren. Gemes? Bangeeet. Tapi ingat tujuan kita dan anggaran yang kita punyai.

Poin-poin di bawah ini bisa dijadikan panduan.

  • Pilih merchandise yang tidak mudah pecah.
  • Pilih merchandise yang “berumur” panjang.
  • Pilih merchandise yang bersifat “mobile” alias bisa diajak jalan-jalan cantik atau ngopi-ngopi ganteng di tempat ramai.


Merchandise Keren Untuk Promosi Buku

So, merchandise apa yang bisa kita pilih untuk mendukung promosi buku? Dengan memperhatikan tiga faktor di atas tadi plus faktor anggaran, kita bisa mempertimbangkan untuk membuat merchandise yang harganya relatif murmer tetapi tetap keren ini.

  • Tote bag


Tote bag jauh lebih mobile daripada mug atau kalender. Jalan-jalan bawa tote bag? Keren, dong. Lebih-lebih kalau ada gambar kaver buku yang sedang dipromosikan itu di sana. Apalagi sekarang kan “diet kantong plastik” sedang digalakkan di mana-mana.

Selain mempromosikan buku baru, kita juga ikut mempromosikan gaya hidup ramah lingkungan. Wiiiw. Keren banget, kan? Siapa tahu besok terpilih jadi duta lingkungan hidup atau diliput media sebagai penulis peduli lingkungan hidup. Siapa tahu, kan? 


  • Jaket dan hoodie


Dibandingkan bantal imut atau jam dinding, jaket dan hoodie lebih mobile dan lebih terlihat oleh orang lain. Kebanyakan orang memakai jaket dan hoodie untuk ke luar rumah. Artinya, gambar kaver buku di jaket itu lebih berpeluang dilihat oleh orang lain.

Foto diambil dari wanelo.com.
  • Pin dan gantungan kunci


Meski bentuknya imut-imut, pin dan gantungan kunci juga bersifat mobile, tidak mudah pecah, dan berumur panjang. Pin bisa disematkan di topi, di tas, di kerudung, atau di baju. Memang, orang baru bisa melihat gambar di pin dan gantungan kunci ini kalau berada dalam jarak dekat tapi tetap saja terlihat oleh orang lain.  



Semangat Berkarya dan Berpromosi

Gimana? Sudah terbayang mau berpromosi seperti apa? 

Oya, jangan lupa hubungi penerbit (bisa melalui editor kita). Katakan kita akan membuat merchandise untuk buku baru kita. Kita bisa meminta penerbit memberikan file gambar yang berukuran besar supaya ketika dicetak nanti tidak pecah.

Satu lagi, merchandise itu tidak bisa dijual karena berkaitan dengan hak cipta gambar yang dipegang oleh ilustrator atau penerbit. Kita cuma bisa menjadikannya merchandise untuk keperluan promosi. Boleh kita pakai sendiri, boleh juga dihadiahkan kepada orang lain (misalnya pemenang giveaway atau blogtour), tetapi tidak diperkenankan menjualnya.

Untungnya, merchandise seperti itu bisa dipesan dalam jumlah kecil atau malah satuan di Custom Bagus. Beragam jenis merchandise bisa dibuat di Custom Bagus. Dari stiker, pin, dan gantungan kunci, sampai t-shirt, jaket, dan tas laptop.

Di Custom Bagus desain bisa kita tentukan sendiri. Untuk warna dan bahannya pun tersedia bermacam-macam pilihan. Kita juga bisa memilih gambar kaver buku kita itu mau dicetak dengan teknik sablon atau DTG. 

Semangat berkarya dan berpromosi, ya. Kalau promosi itu sukses dan buku  laris-manis, kita juga yang untung, kan?

 ***

Update Mei 2016: Artikel ini menjadi juara Ide Promosi Bisnis 1. Alhamdulillah. Terima kasih.

15 Ide Promosi Buku Plus Merchandise Keren

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

No comments :

Post a Comment

Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Terima kasih :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...