4 Aturan Menggunakan Masker Untuk Mencegah Corona


4 Aturan Menggunakan Masker Untuk Mencegah Corona


Banyak sekali langkah yang bisa Anda lakukan untuk mencegah agar tidak sampai tertular virus corona.
Berbagai langkah pencegahan tersebut bisa dibaca lebih lengkap di Halodoc, mulai dari ciri-ciri hingga pengobatan yang dapat dilakukan untuk virus covid-19.

Dengan membaca berbagai informasi di Halodoc, kita akan dapat mengetahui berbagai hal penting untuk mencegah penularan virus covid-19.
Salah satu langkah pencegahan tersebut adalah dengan menggunakan masker ketika bepergian. Aturan ini merupakan salah satu cara agar tidak tertular virus covid-19 ketika sedang berada di luar rumah.
Dengan menggunakan masker secara tepat, kita memiliki 90 persen kemungkinan terhindar dari virus.

Memilih dan Menggunakan Masker

Ada empat hal terkait penggunaan masker yang perlu kita perhatikan.

1. Memilih jenis masker yang tepat.

Hal pertama yang harus kita perhatikan ketika menggunakan masker adalah memilih jenis masker yang tepat.
Ada banyak jenis masker yang bisa digunakan, tetapi masing-masing mempunyai efek berbeda untuk mencegah penyebaran virus covid-19.
Masker yang paling efektif adalah N95 karena dapat mencegah penyebaran covid-19 hingga 90 persen. Masker kain pada umumnya dapat mencegah penyebaran covid-19 hingga 70 persen.
Namun, karena ketersediaan masker N95 ini, maka penggunaannya lebih diprioritaskan untuk para dokter dan tenaga paramedis. Prioritas ini karena mereka memiliki risiko tertular yang sangat besar.
Untuk kita kalangan nonmedis, cukup memakai masker kain.
 
4 Aturan Menggunakan Masker Untuk Mencegah Corona
Masker N95 untuk dokter dan paramedis.

2. Memilih masker yang menutupi mulut, hidung, dan dagu.

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam menggunakan masker untuk mencegah corona adalah memilih masker dengan ukuran yang tepat.
Pastikan masker yang kita pilih dapat menutup mulut, hidung, dan juga dagu.
Menggunakan masker yang tepat akan mencegah virus masuk ke tubuh kita, terutama lewat mulut dan hidung.
JIka akan membeli atau membuat masker sendiri, pastikan masker tersebut dapat menutupi mulut, hidung, hingga dagu dengan sempurna. 

3. Menggunakan masker maksimal 4 jam.

Menggunakan masker juga tidak bisa sembarangan. Ada aturan waktu penggunaan yang mesti kita perhatikan.
Kita dapat menggunakan masker secara maksimal selama 4 jam. Setelah menggunakan masker selama 4 jam secara berturut-turut, gantilah dengan masker baru yang masih bersih.
Hal tersebut karena masker yang sudah digunakan selama 4 jam itu akan menjadi kotor. Jadi,  lebih baik menggunakan masker yang baru untuk mengurangi risiko tertular penyakit.

4. Mencuci masker setelah digunakan.

Aturan terakhir yang perlu diperhatikan dalam menggunakan masker agar dapat mencegah penularan covid-19 adalah dengan mencuci masker yang telah digunakan.
Setelah digunakan ke luar rumah, sebaiknya langsung cuci masker yang tadi dikenakan.
Hal itu penting karena ada kemungkinan di masker tersebut menempel berbagai virus termasuk juga covid-19.
Dengan begitu, lebih baik langsung mencuci masker yang digunakan setelah sampai di rumah untuk menghindari penularan covid-19.

Cuci Tangan dengan Sabun

Empat hal tersebut merupakan aturan yang perlu diperhatikan. Menggunakan masker yang tepat sangat penting untuk mencegah penyebaran virus corona. 
Selain keempat aturan di atas, ada banyak hal lain yang perlu diperhatikan agar penggunaan masker tersebut dapat efektif untuk mencegah penularan covid-19.
Misalnya, cuci tangan dengan sabun terlebih dahulu sebelum mengenakan masker.
cuci tangan untuk mencegah penularan corona
Cuci tangan sebelum memakai masker dan setelah melepasnya.

Selain itu, setelah melepaskan masker pun kita perlu mencuci tangan dengan sabun. Jika tidak ada air atau sabun, kita bisa menggunakan hand sanitizier.
Penting juga diperhatikan untuk tidak langsung menyentuh bagian wajah setelah melepas masker.
Mari kita gunakan masker secara tepat dan rajin mencuci tangan dengan sabun untuk mengurangi risiko tertular virus corona.
Semoga kita semua selalu sehat ya. Sehat, nikmat yang luar biasa.

11 komentar

  1. Terima kasih sudah diingatkan. Hal ini penting sekali ya agar pemakaian masker kain tetap efektif

    BalasHapus
  2. Awalnya aku pakai masker medis karena masih ada sisa stok.saat tahun lalu umroh. Tapi makin ke sini aku selalu pakai masker kain. Malah ada yang gratis dibuatin temen masker batik berbahan tebal rangkap dg motif keren. Ada juga yang beli beberapanya.

    BalasHapus
  3. Saya setuju, kita sebagai kalangan nonmedis pakai masker apapun pada intinya tidak masalah. Asalkan wajah terlindung dengan baik. Masker N95 biarlah untuk tenaga medis kita.

    BalasHapus
  4. oh harus sampai menutup dagu juga ya. Masker yang saya punya cuma nutup hidung sama mulut aja, nggak sampai dagu.

    BalasHapus
  5. Terima kasih infonya mbak, sangat bermanfaat.
    Saya baru tahu klo harus menutup dagu juga.
    Untung baca artikel ini, jadi bosa membenarkan sekarang...

    BalasHapus
  6. ternyata banyak juga aturan menggunakan masker
    Sepintas nampak sepele ya
    Padahal kalo ngga rajin nyuci, masker malah jadi sarang penyakit

    BalasHapus
  7. Sejak dikabarkan susah cari masker, saya bikin sendiri dengan jahit tangan. Ternyata kebutuhan masker di rumah juga perlu banget, karena suami dan si sulungku masih harus kerja. Jadi akhirnya pesan pada sepupu yang beralih profesi bikin masker karena dia dirumahkan

    BalasHapus
  8. Yang bikin bersyukur dengan adanya wabah kali ini adalah orang2 jadi peduli kesehatan dan kebersihan ya.

    Btw,
    Masker kain itu berarti non medis ya Kak?

    BalasHapus
  9. Kalau pake masker kain bagi ibu2 sebenarnya sayang juga kl langsung dicuci sekali pakai ya hihi tp demi kesehatan harus disiplin ya

    BalasHapus
  10. Kebiasaan baik harus diterapkan sebagai upaya pencegahan virus yang belum berakhir itu. Jangan malas pakai masker, soalnya memang kadang masih suka daku lihat ada yang enggan menggunakannya kalau lagi keluar rumah

    BalasHapus
  11. Ternyata pakai masker ada batas waktunya juga, ya, Mbak. Saya pikir bisa dipakai seharian penuh...hiks. Selama ini saya salah paham dong ya. Terima kasih pencerahannya, ya, Mbak. Butuh banget karena suami masih kerja di kantor sekarang.

    BalasHapus

Komentar dimoderasi dulu karena banyak spam. Terima kasih.