Pemeriksaan Ginekologi, Yuk Cari Tahu

pemeriksaan ginekologi

Bagi banyak wanita, berkunjung ke dokter ginekologi terkadang membuat stres, malu, dan tidak nyaman.

Tentunya bukan berkunjung yang sekadar untuk mengobrol atau ngopi bareng layaknya bersilaturahmi dengan teman, melainkan untuk melakukan pemeriksaan.

Namun, kondisi tertentu membuat seseorang harus menyingkirkan perasaan tidak nyamannya dan memeriksakan diri pada dokter ginekologi.

Tak kunjung hamil setelah cukup lama menikah merupakan salah satu faktor yang membuat seorang wanita harus menjalani pemeriksaan ginekologi.

Selain masalah dengan kehamilan, ada beberapa faktor lain yang sebaiknya segera dikonsultasikan dengan ahli ginekologi agar dapat segera dicari solusinya.

Mengenal Pemeriksaan Ginekologi

Salah satu tujuan pernikahan adalah untuk mendapatkan keturunan. Akan tetapi, tidak semua pasangan suami istri dapat segera menyambut kehadiran buah cinta mereka.

Ada kalanya pasangan suami istri harus menunggu lama sampai sang istri hamil. Satu tahun, lima tahun, sepuluh tahun, bahkan lebih lama lagi.

Ada yang menjalani masa penantian itu tetap berpikiran positif dan sabar mengikuti program hamil.

Namun, ada pula yang menanti dengan cemas dan stres. Sindiran orang-orang di sekitarnya pun membuat kesehatan mental cukup terganggu.

Memeriksakan diri ke dokter spesialis ginekologi adalah pilihan terbaik.

Kenapa hanya wanita yang perlu menjalani pemeriksaan ginekologi jika tidak kunjung hamil? Bukankah bisa saja istri tidak kunjung hamil karena masalahnya ada pada sang suami?

Betul. Karena manusia bukan amuba yang berkembang biak dengan cara membelah diri, maka perlu ada sepasang laki-laki dan wanita yang sama-sama sehat dan subur agar terjadi kehamilan.

Lalu kenapa hanya istri yang perlu menjalani pemeriksaan ginekologi, sedangkan suaminya tidak?

Penjelasannya simpel saja, kok. Pemeriksaan ginekologi adalah prosedur medis yang dilakukan untuk mengetahui kesehatan reproduksi wanita. Untuk kesehatan reproduksi laki-laki, ada dokter yang lain, yaitu dokter andrologi.

Pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter ginekologi ini akan memeriksa organ-organ reproduksi wanita, yaitu vagina, serviks, rahim, dan ovarium. Selain itu juga dapat dilakukan berbagai tes seperti tes darah untuk memeriksa kadar hormon.

Ada banyak keluhan yang bisa dialami wanita terkait organ reproduksinya, seperti siklus haid yang tidak teratur, rasa sakit yang tidak wajar saat sedang haid, keputihan yang tidak normal, serta gangguan kesuburan yang berpengaruh pada peluang hamil.

Dokter spesialis ginekologi akan mencari tahu penyebab masalah tersebut dan memberikan pengobatan yang tepat.

Pemeriksaan ini juga diperlukan untuk mencegah risiko penyakit kanker vulva, kanker ovarium, kanker rahim, dan kanker serviks pada wanita.

Baca Juga: ASI Eksklusif, Terbaik untuk Ibu dan Bayi

Jenis Pemeriksaan Ginekologi

Rumah sakit untuk pemeriksaan ginekologi.
Ilustrasi pemeriksaan ginekologi oleh dokter spesialis kandungan. Foto: pexels.com

Sebelum melakukan pemeriksaan, dokter ahli ginekologi akan melakukan wawancara medis untuk mengumpulkan data mengenai riwayat kesehatan wanita yang menjadi pasiennya.

Termasuk di sini adalah riwayat penyakit yang diderita, riwayat penyakit di dalam keluarga, siklus menstruasi, kontrasepsi yang digunakan, serta penggunaan obat-obatan.

Selanjutnya, ada beberapa jenis pemeriksaan ginekologi yang bisa dilakukan berdasarkan keluhan pasien. Mengutip dari dr. Caroline Tirtajasa, Sp.OG(K), jenis-jenis pemeriksaan tersebut adalah:

  • Konsultasi kesehatan reproduksi.
  • Pemeriksaan panggul.
  • Tes Infeksi Menular Seksual (IMS)
  • Pemeriksaan dengan USG Transvaginal (USG-T).
  • Pemeriksaan histeroskopi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat kondisi rahim dan masalah yang mungkin ada di sana.
  • Pemeriksaan pap smear. Pemeriksaan ini berguna untuk mengetahui ada tidaknya tanda-tanda kanker serviks. Disarankan untuk melakukan pap smear satu kali dalam jangka waktu 1-3 tahun.

Baca Juga: Morning Sickness dan Es Krim

Jangan sepelekan keluhan atau perasaan sakit terkait organ reproduksi. Lebih baik sesegera mungkin memeriksakan diri pada dokter spesialis kandungan di rumah sakit yang terpercaya, seperti Rumah Sakit EMC.

Tim dokter spesialis kebidanan dan kandungan di RS EMC siap menangani berbagai jenis penyakit pada sistem reproduksi wanita, serta membantu para ibu yang sedang merencanakan dan sedang menjalani kehamilan.

Yuk, mulai lebih peduli pada kesehatan tubuh kita, termasuk kesehatan organ reproduksi.

Tidak ada komentar

Komentar dimoderasi dulu karena banyak spam. Terima kasih.