Resep Kerak Telor Asli Betawi Super Gurih dan Renyah, Wajib Coba!


Resep kerak telor

Kangen jajanan legendaris khas Jakarta yang wangi kelapa sangrai dan ebinya semerbak banget? Kerak telor emang juaranya buat ngobatin rindu!

Makanan tradisional yang punya tekstur garing crunchy di luar tapi legit dan chewy di dalam ini nggak cuma bisa kamu temui pas lagi ada Pekan Raya Jakarta aja, lho.

Daripada nungguin abang-abang yang jualannya jarang lewat, mending kamu bikin sendiri di rumah pakai Resep Kerak Telor yang simpel dan praktis ini. Dijamin rasanya super gurih, sedap meresap, dan bikin sekeluarga ketagihan ngemil!

Apa Itu Kerak Telor?

Kerak telor adalah jajanan tradisional kebanggaan masyarakat Betawi, Jakarta.

Hidangan ini terbuat dari campuran beras ketan putih, telur bebek (atau ayam), ebi sangrai, bawang merah goreng, dan serundeng (kelapa parut sangrai).

Keunikan kerak telor terletak pada cara memasaknya yang tidak menggunakan minyak goreng sama sekali.

Adonan dimasak di wajan cekung hingga membentuk kerak, lalu wajannya dibalik menghadap langsung ke arah api agar permukaannya sedikit gosong (smoky), garing, dan aromanya keluar maksimal.

Kenapa Beras Ketan & Serundeng Sangat Cocok untuk Menu Ini?

Kunci dari tekstur kerak telor yang unik ada pada penggunaan beras ketan dan serundeng kelapa.

Beras ketan putih memberikan tekstur dasar yang padat, mengenyangkan, dan sensasi kenyal saat dikunyah, tetapi bisa berubah menjadi kerak yang krispi saat dipanggang.

Sementara itu, serundeng kelapa memberikan rasa manis-gurih alami, aroma nutty yang kuat, dan tekstur berpasir yang bikin kerak telor ini berbeda level kelezatannya dibandingkan omelette atau telur dadar biasa.


Resep Kerak Telor Praktis & Antigagal

Bahan-Bahan

● 100 gr beras ketan
● 1 butir telur bebek
● 3 sdm serundeng kelapa
● 2 sdm bawang goreng
● 1/2 sdt Sasa Bumbu Kaldu Rasa Ayam

Cara Membuat

  1. Rendam beras ketan selama 5 jam atau semalam. Cuci bersih dan tiriskan dari air.

  2. Masukkan beras ketan di teflon. Setelah itu, tuang air hingga beras ketan terendam. Masak dengan api kecil hingga air mengering. Tutup teflon agar matangnya lebih merata.

  3. Kocok telur bebek dengan Sasa Kaldu Ayam dan 1 sdm serundeng. Tuang ke atas ketan yang sudah kering. Setelah benar-benar kering, angkat dan balik kerak telor, masak hingga benar-benar matang, kering, dan renyah.

  4. Angkat dan sajikan di piring.

Baca Juga: Resep Rawon Daging Sapi Khas Jawa Timur

Tips Agar Kerak Telor Lebih Gurih dan Tidak Amis

  • Gunakan telur bebek
    Sebisa mungkin gunakan telur bebek karena teksturnya lebih kental dan rasanya jauh lebih gurih dibandingkan telur ayam. Telur bebek juga membuat hasil akhir kerak lebih tebal.

  • Sangrai ebi sampai kering
    Pastikan ebi disangrai sampai benar-benar kering sebelum dihaluskan. Ini sangat penting untuk menghilangkan bau amis seafood dan menonjolkan aroma sedapnya.

  • Jangan terburu-buru membalik wajan
    Pastikan bagian bawah adonan sudah benar-benar kering dan menempel kuat di wajan sebelum wajannya dibalik ke arah api agar adonan tidak tumpah berantakan.

Kandungan Gizi Kerak Telor

Meskipun camilan, kerak telor cukup mengenyangkan, lho. Telur bebek menyumbang protein dan lemak sehat yang tinggi untuk pembentukan energi.

Sementara itu, karbohidrat dari beras ketan membuat perut kenyang lebih lama. Kelapa sangrai (serundeng) juga mengandung serat yang baik untuk pencernaan.

Ide Variasi Kerak Telor

  • Kerak telor pedas gila
    Tambahkan irisan cabai rawit merah ke dalam kocokan telur buat untuk sensasi pedas menyengat yang bikin melek.

  • Kerak telor keju lumer Taburkan parutan keju quick melt atau mozzarella di atas kerak telor yang masih panas untuk sentuhan fusion tradisional-modern yang super gurih.

  • Kerak telor kornet/sosis
    Masukkan irisan sosis atau kornet sapi ke dalam adonan telur untuk menambah variasi tekstur daging yang disukai anak-anak.

  • Kerak telor puyuh (mini)
    Buat kerak telor menggunakan cetakan kue lumpur mini dan gunakan telur puyuh agar ukurannya sekali hap. Cocok banget buat snack box.

Baca Juga: Rekomendasi Menu Buka Puasa, Sehat dan Bergizi

Adonan Kurang Gurih dan Hambar? Rahasianya Ada di Sasa Bumbu Kaldu Rasa Ayam

Kerak telor asli Betawi
Kerak telor.

Kunci kelezatan resep kerak telor ada di proses meracik bumbu adonannya. Kalau bumbunya tidak meresap, rasa ketan dan telur jadi kurang maksimal dan bagian luarnya terasa hambar.

Nah, supaya makin praktis dan bumbunya meresap sempurna, kita bisa pakai Sasa Bumbu Kaldu Rasa Ayam.

Kenapa pakai ini?

Keunggulan Sasa Bumbu Kaldu Rasa Ayam

Berikut ini adalah beberapa keunggulan Sasa Bumbu Kaldu Rasa Ayam:

  • Ekstrak daging pilihan
    Dibuat dengan paduan sempurna ekstrak daging asli dari ayam kualitas terbaik dan rempah pilihan untuk menghadirkan cita rasa terbaik di setiap masakan.

  • Aroma mantap yang menggugah selera
    Mampu menghasilkan rasa dan aroma kaldu ayam yang pekat, lezat, dan supersedap ke dalam adonan layaknya kaldu rumahan.

  • Serbaguna
    Bukan cuma buat sup berkuah, bumbu kaldu ayam ini sangat cocok dan lezat digunakan untuk aneka masakan, tumisan, adonan gorengan seperti kerak telor, serta sebagai bumbu tabur.

  • Mudah meresap
    Teksturnya sangat mudah larut saat diaduk bersama telur dan ketan, memastikan rasa gurih alaminya tersebar merata dan meresap kuat ke setiap helaian serundeng.

  • Kemasan praktis
    Tersedia dalam berbagai ukuran kemasan (termasuk 250 gr dan 1 kg) yang higienis, menjadikannya pilihan andalan yang lezat, praktis, dan aman untuk keluarga.

Yuk, Bikin Camilan Legendaris Ini Sekarang!

Ternyata bikin jajanan ikonik Jakarta di rumah itu seru dan gampang banget, kan?

Dengan wangi kelapa sangrai yang menggoda, tekstur ketan yang kenyal-krispi, dan bumbu ayam yang gurihnya meresap sempurna, dijamin kerak telor buatanmu bakal jadi primadona baru di meja makan.

Yuk, buruan panaskan wajan dan eksekusi resep sedap ini sekarang juga!

Baca Juga: Resep Nugget Ayam Pelangi dan Lapis Ayam

FAQ Seputar Kerak Telor

Q: Kenapa ketan saya masih keras setelah dimasak?

A: Ketan yang keras biasanya disebabkan oleh waktu perendaman yang kurang lama (minimal rendam semalaman).

Selain itu, pastikan untuk menambahkan sedikit air saat ketan pertama kali dimasukkan ke wajan agar matang sempurna.

Q: Apakah harus menggunakan wajan tanah liat untuk membuat kerak telor?

A: Tidak wajib. Wajan tanah liat memang memberikan aroma khas (sedikit earthy), namun wajan besi cekung (wok) atau bahkan teflon biasa tetap bisa digunakan.

Jika pakai teflon, jangan dibalik ke arah api, cukup tutup teflonnya hingga bagian atas matang.

Q: Apakah ebi bisa di-skip kalau saya alergi seafood?

A: Bisa. Kalau alergi udang atau ebi, kamu bisa melewatkannya dan fokus memperbanyak takaran serundeng kelapa dan bawang merah goreng untuk mempertahankan aroma dan rasa gurihnya.

Q: Berapa lama kerak telor tetap renyah setelah dimasak?

A: Kerak telor paling enak dinikmati selagi hangat karena tekstur keraknya masih garing. Jika sudah dingin (lebih dari 1 jam), teksturnya akan mulai melembut, namun rasanya tetap lezat.

Q: Gimana sih caranya biar adonan kerak telor rasanya "medok", wangi, dan tidak hambar?

A: Rahasianya ada pada tambahan bumbu umami ke dalam kocokan telurnya! 

Biar rasanya makin nendang tanpa ribet ngulek banyak bumbu, pastikan kamu memasukkan Sasa Bumbu Kaldu Rasa Ayam ke dalam adonan. 

Ekstrak ayam aslinya bakal mengikat rasa telur, ketan, dan serundeng jadi satu kesatuan yang gurihnya meresap sempurna di setiap gigitan!

1 komentar

Komentar dimoderasi dulu karena banyak spam. Terima kasih.