Bisnis Kuliner Jadi Lebih Mudah dengan SPOTS



Bisnis Kuliner Jadi Lebih Mudah dengan SPOTS

Salah satu bisnis yang seperti nggak ada matinya adalah bisnis kuliner. Seperti loh, ya.

Faktanya ada aja bisnis kuliner yang tumbang setelah satu dua tahun atau bahkan baru beberapa bulan. Begitu saja hilang dari peredaran.

Di kawasan rumah saya (seperti juga banyak kawasan lain) ada banyak warung bakso. Namun, yang sudah lebih dari 15 tahun dan masih tetap ramai hanya dua.


Yang satu Bakso Mas Par (ini favorit warga kompleks saya dan kompleks-kompleks sebelah). Mas Par nggak buka cabang di tempat lain. Hanya di kompleks saya, sejak lebih 20 tahun lalu.

Satu lagi Bakso Goyang Lidah. Yang ini cabangnya ada di beberapa titik di Kota Bandung.

Yang lainnya belum sampai 10 tahun. Lebih banyak lagi yang tutup sebelum satu tahun.

Meski begitu, bisnis kuliner tetap menjadi idola. Satu gulung tikar, tumbuh lagi yang lain.

Kalau kata pepatah mah, patah tumbuh hilang berganti. Patah satu tumbuh seribu.

Lezatnya Bisnis Kuliner

Bagaimana pun, bisnis kuliner memang tetap terlihat menggiurkan. Lezat, seperti rasa makanannya.

Logika sederhananya, selama masih ada manusia yang butuh makan tapi tak selalu sempat masak sendiri, usaha kuliner pasti laku.

Apalagi kuliner sekarang bukan lagi sekadar menghilangkan rasa lapar dan haus saja. Bukan hanya untuk pemenuhan kebutuhan dasar.

Sekarang kuliner juga berarti gaya hidup. Makan di mana bisa berarti keren atau tidak keren.

Makanan dan minuman yang disajikan bisa saja sama. Namun beda tempat dan beda layanan bisa berarti beda nasib.
  
Tentu, banyak faktor yang menyebabkan bisnis kuliner tak berlanjut. Sebut saja tiga di antaranya:
  • persaingan usaha,
  • tidak tekun dalam berbisnis dan cepat menyerah,
  • kesalahan pengelolaan keuangan.


Kesalahan pengelolaan keuangan itu fatal loh. Yang sering terjadi adalah uang usah tercampur dengan uang pribadi.

Yang begini sepertinya banyak terjadi pada usaha kecil dan mikro ya. Dari belanja bahan baku, masak, menghidangkan, hingga urusan keuangan ditangani sendiri.

Nggak jarang pelaku usaha kuliner (usaha lain juga sih) nggak tau berapa omzet usahanya.

Point on Sale Untuk Operasional Wirausaha

Sekarang penjualan kuliner nggak cuma orang datang ke suatu tempat lalu makan di sana.

Semakin banyak pelaku usaha kuliner yang go online. Di sekitar tempat tinggal saya, dari warung bakso hingga gerai jus yang kecil pun sudah memasarkan dagangannya secara online.

Konsumen pun banyak yang lebih suka membeli makanan secara online melalui GoFood.

Kalau nggak siap, repot juga ya menerima order online dan offline sekaligus.
Untuk memperlancar kegiatan usaha, penggunaan point on sale sangat dibutuhkan.

Point on Sale ini merupakan sebuah sistem yang digunakan dalam melakukan transaksi penjualan ritel.

Dulu, point on sale ini berupa seperangkat komputer dan mesin kasir. Tapi sekarang sudah jauh lebih praktis.

Perangkat point on sale kini jauh lebih mungil dan bisa digenggam. Meski mungil, sistem point on sale ini sangat membantu. Dari pembayaran hingga laporan penjualan harian.

Kepraktisan point on sale itu ada dalam SPOTS yang termasuk dalam perusahaan GOJEK.



SPOTS POS ini adalah sebuah aplikasi kasir yang digunakan untuk mengelola usaha.


Dengan keunggulan SPOTS, pebisnis kuliner bisa dengan mudah:
  • Mengatur menu makanan yang dijual.
  • Menerima pesanan melalui GO-FOOD.
  • Menerima pembayaran dengan GO-PAY.
  • Mencatat jenis pembayaran yang sering dilakukan oleh konsumen. Apakah dengan GO-PAY, OVO, T-Cash, kartu debit, kartu kredit, atau pembayaran tunai.
  • Mencetak resi secara instan. Nggak perlu printer lagi, karena semua sudah ada dalam mesin kasir berukuran kecil ini.
  • Ada laporan penjualan harian. Dengan begitu, omzet pun dapat mudah dipantau.

Fitur SPOTS ini mempermudah banget, ya? Pebisnis kuliner bisa tahu berapa omzet hariannya tanpa repot lagi menghitung secara manual.

Bisnis Kuliner Jadi Lebih Mudah dengan SPOTS


Selanjutnya bisa lebih berfokus pada pengembangan menu dan layanan supaya usaha makin melejit.

Dan nggak mahal juga untuk pakai SPOTS ini. Cukup Rp 290.000 untuk biaya pendaftaran dengan biaya pemeliharaan Rp 2.900 per hari. Terjangkau, kan?

Ingin tahu lebih banyak tentang aplikasi kasir ini, langsung aja meluncur ke website SPOTS di www.spots.co.id.

Semoga bisnis kuliner semakin maju, ya.

Previous
« Prev Post

Related Posts

Bisnis Kuliner Jadi Lebih Mudah dengan SPOTS
4/ 5
Oleh

12 comments:

  1. Sistem Point of Sale bisa membantu para pengusaha kuliner supaya bisnisnya makin maju ya

    ReplyDelete
  2. Makin confident aja ni buat yang punya niat usaha kulineran, ada fitur SPOTS yang memberikan kemudahan...:)

    ReplyDelete
  3. Keren. Milenial banget. Suka nih yg begini. Jadi gak lama nunggu kembalian. yg kadang kan suka nukerin dulu ke mana. Kesel kalo lagi buru-buru trus mesti nunggu kembalian.

    ReplyDelete
  4. Pamanku jualan soto. di warung biasa aja tapi bisa pake Gofood. bisa nggak ya pakai aplikasi ini?

    ReplyDelete
  5. wah, baso goyang lidah. fav pisaaan. enak. mau hujan-hujan atau panas2 jugaa ntaap :D

    ReplyDelete
  6. SPOTS memang aplikasi yang sangat memudahkan ya mba, rekap transaksi harian pun terasa lebih mudah dan meminimalisir salah pencatatan

    ReplyDelete
  7. Aamiin... SPOTS ini menjadi solusi bagi yang belum mempunyai cash register tapi butuh catatan transaksi secara digital, dannnn saya sukanya SPOTS ini mendukung program cashless :)

    ReplyDelete
  8. dengan SPOTS jadi ga perlu lagi beli alat penghitung kasir yang mahal itu ya kak :)

    ReplyDelete
  9. kalau misalnya jualan booth gitu, juga bisa pek SPOTS gak mbak?

    ReplyDelete
  10. Perangkat POS ini memudahkan banget para pengusaha UMKM ya Teh.

    ReplyDelete
  11. Buat yang suka cashless keknya ini ngedukung banget ya

    ReplyDelete
  12. Bagus ya aplikasi ini, memudahkan penjual makanan untuk proses pembayaran dan pencatatan keuangan mereka, selain itu juga memudahkan pelanggan karena bisa melakukan pembayaran secara cashless, cukup pakai aplikasi tanpa perlu uang tunai

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung. Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus :)