Kredit Motor Bekas Bandung? Cek Dulu Tips Ini


Kredit Motor Bekas Bandung? Cek Dulu Tips Ini
Ilustrasi: Shutterstock

Kredit Motor Bekas Bandung? Cek Dulu Tips Ini

Mobilitas yang semakin tinggi membuat banyak orang di Bandung memutuskan untuk membeli motor. Entah motor baru atau membeli kredit motor bekas Bandung.
Nggak perlu merasa turun gengsi karena membeli kredit motor bekas. Kita bisa membelinya di showroom motor bekas di Bandung atau pada perorangan.


Alasan Membeli Motor Bekas

Ada beberapa alasan yang mendorong seseorang untuk membeli motor bekas dan bukan motor baru. Yang paling utama biasanya adalah masalah harga.
Umumnya, harga motor bekas lebih murah daripada motor baru. Lebih-lebih jika pemilik lamanya jual motor bekas murah karena sedang butuh uang secara cepat.
Lumayan, kan, bisa menghemat karena membeli motor bagus dengan harga lebih murah.
Tentu saja, mesti cermat memilih motor bekas. Cek kondisi fisik mesin dan kelengkapan surat-suratnya.
Nggak mau, kan, kalau motor bekas yang kita beli ternyata bermasalah? Motor curian, misalnya.
Jangan pula hanya tergiur dengan harga murah tapi di kemudian hari perawatannya boros. Yang kalau dihitung-hitung jatuhnya malah lebih mahal daripada membeli motor baru.
Selain masalah harga, pertimbangan lain untuk membeli motor bekas adalah surat-surat dan plat nomor sudah ada. Jadi, bisa langsung dipakai. Kalau motor baru, kan, masih harus menunggu lagi.
Alasan lain membeli motor bekas adalah karena si pembeli memang kolektor motor jadul atau membeli motor untuk dimodifikasi.

Beli Tunai atau Kredit?

Sama seperti membeli motor baru, untuk membeli motor bekas pun kita bisa membayarnya secara tunai atau dengan mencicil (kredit).
Kalau punya uang tunai dalam jumlah cukup, tak ada salahnya langsung membayar lunas. Lebih tenang juga, kan, karena nggak ada cicilan lagi.
Tapi kalau uang tunai yang ada masih kurang, sedangkan kebutuhan memiliki motor sudah sangat mendesak, kita bisa membelinya secara kredit.

Membeli Motor Bekas di Bandung

Kalau di Bandung, di mana bisa membeli motor bekas?
Banyak pilihan sih, sebenarnya. Tapi yang terkenal di seantero Bandung adalah di kawasan Ciateul (Jalan Inggit Garnasih). Kawasan ini berada di pusat kota Bandung. Tak terlalu jauh dari Alun-Alun Bandung.
Di kawasan ini banyak showroom yang menjual motor bekas. Beraneka jenis dan merek motor bekas ada di sini. Di pinggir dan di bawah pohon pun berjejer motor-motor berkalung tulisan “dijual”.
Kelebihan membeli motor bekas di showroom adalah kondisi motor sudah dijamin bagus. Meskipun bekas tapi masih sangat layak pakai.
Selain itu, surat-surat motor pun lengkap. Jadi, tidak perlu khawatir terjebak membeli motor bodong atau motor curian.

Kredit Motor Bekas Bandung? Cek Dulu Tips Ini
Ilustrasi: Shutterstock.
 
Tips Kredit Motor Bekas Bandung
Nah, sekarang tentang pembayarannya. Untuk membeli motor bekas secara kredit, kita bisa mengajukan pinjaman pada pihak ketiga.
Dulu, umumnya orang mengajukan peminjaman untuk pembiayaan pembelian begini ke bank atau koperasi. Nah, di era digital sekarang ini kita juga bisa mengajukan peminjaman dana secara online.
Era digital ini memunculkan industri financial technology (fintech) yang memberikan alternatif pembiayaan bagi masyarakat.
Keuntungan utama meminjam dana di fintech ini adalah sebagai berikut.
  • Proses pengajuan pinjaman lebih mudah dan dilakukan secara online.
  • Pencairan dana lebih cepat dibandingkan meminjam di bank.
  • Peminjam tidak perlu memiliki rekening bank.

Platform fintech pun umumnya dilengkapi dengan kalkulator simulasi. Dengan kalkulator ini, calon peminjam bisa mengetahui berapa cicilan yang harus dibayar setiap bulannya.
Apakah tidak berisiko meminjam uang secara online?
Kalau bicara risiko, sebenarnya meminjam uang di mana pun ada risikonya.
Datang langsung ke lembaga yang meminjamkan uang juga mempunyai risiko. Begitu juga jika meminjam pada perseorangan. Yang harus kita lakukan adalah teliti dan berhati-hati.
Berikut ini tips jika hendak mengajukan peminjaman uang pada perusahaan fintech.
Pertama, cari informasi sebanyak mungkin tentang perusahaan fintech yang kita tuju. Apakah perusahaan fintech ini legal? Apakah alamat dan kontaknya jelas? Jika tidak jelas, tinggalkan saja.
Kedua, cek status perusahan fintech di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pastikan perusahaan fintech yang kita minati itu terdaftar dan mendapat izin dari OJK. Adanya izin dari OJK itu adalah untuk melindungi para peminjam.
Saat ini masih ada ratusan platform fintech yang ilegal dan belum mendapat izin dari OJK. Hati-hati! Luangkan waktu untuk mengecek ya, supaya tidak menyesal kemudian.
Ketiga, baca dan baca lagi persyaratan yang ditetapkan oleh perusahaan fintech. Urungkan saja niat untuk meminjam ke sebuah perusahaan fintech jika persyaratannya aneh atau mencurigakan.
Misalnya bunga dan denda yang tinggi dan diakumulasi setiap hari (tidakkah itu mengingatkan pada praktik rentenir?).
Jika perusahaan fintech menetapkan persyaratan diperbolehkan menyalin data-data dan foto yang ada di ponsel kita, segera tinggalkan perusahaan tersebut.
Data-data itu sewaktu-waktu akan dijadikan senjata untuk menyerang dan mempermalukan kita. Tentu nggak mau, dong.


Dokumen yang Harus Disiapkan

Namanya juga meminjam sejumlah uang, tentu saja ada dokumen-dokumen yang harus dipersiapkan. Misalnya KTP, slip gaji, bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan, dan bukti pembayaran listrik/PDAM.
Untuk menjamin uang yang dipinjam itu bisa lancar dikembalikan, perusahaan fintech menetapkan penghasilan per bulan yang diperoleh calon peminjam.
Lebih jelasnya tentang persyaratan peminjaman untuk kredit motor bekas Bandung ini, bisa langsung ke https://www.cekaja.com/kredit-kendaraan-bermotor. Tetap rasional dan bijak berkeuangan, ya.
https://www.cekaja.com/kredit-kendaraan-bermotor

Previous
« Prev Post

Related Posts

Kredit Motor Bekas Bandung? Cek Dulu Tips Ini
4/ 5
Oleh

Terima kasih sudah berkunjung. Mohon maaf, komentar dengan link hidup dan broken link akan saya hapus :)