14 January 2019

Blogwalking, Jalan-Jalan di Dunia Blogging



blogwalking jalan-jalan di dunia blogging

“Blogwalking itu nggak ada gunanya. Nulis di blog kok yang baca sesama blogger juga!”
Orang di depan saya terus berceloteh. Bukan hanya mencela blogwalking tapi juga blogger yang menulis masalah parenting.
“Parenting juga ngapain ditulis di blog. Semua orang udah tau kok gimana ngurus anak.”
Saya malas berdebat dengannya. Lalu saya memilih pura-pura tidur saja di sisa perjalanan. Dan tertidur beneran.

Blogwalking (BW) dan Kunjungan Balik

Saya belum lama kenal yang namanya blogwalking. Mungkin baru sekitar 2-3 tahun.
Apa saya rajin blogwalking?
Sayangnya, belum 🙈 . Blogwalking aja belum bisa rajin. Apalagi nge-BW balik ke blogger yang komen di blog saya.
Dan saya kebal-kebalin aja kalau baca status atau komentar bernada sindiran di medsos tentang blogger yang nggak mau BW balik.
“Sombong banget sih jadi blogger!”
“Fix! Nggak akan BW lagi ke blognya!”
Iya, kebal-kebalin aja. Toh belum tentu saya yang dimaksud. Ya, kan? Hehe….

Perlu Nggak Blogwalking?
Meski belum bisa rutin blogwalking, bagi saya jalan-jalan di dunia blogging itu perlu. Saya sejuta persen mengabaikan kenyinyiran  teman saya itu.
Memangnya kenapa kalau saya blogger dan membaca tulisan blogger lain? Saya dapat ini lho dari blogwalking:
1.   Pengetahuan.
Banyak pengetahuan baru yang saya dapat dari BW. Kebetulan minat baca saya random. Tema apa  saja saya baca. Minat nulis saya juga random. Lihat aja isi blog ini. Gado-gado lotek karedok banget kan? 😁
2.   Pengalaman.
Saya dapat pengalaman baru dari pengalaman teman-teman blogger. Bingung?
Eung ... gini contohnya. Ada teman yang keguguran. Dia menuliskan pengalaman kegugurannya itu di blog. Menuliskan perasaan sedihnya, perasaan kehilangannya.
Saya nggak perlu keguguran juga kan untuk bisa merasakan apa yang dia alami. Cukup merasakan dengan hati. Dengan empati.
Atau ada temen blogger yang nulis tentang pengalamannya traveling di Nigeria, misalnya. Saya dapat pengalaman tentang jalan-jalan ke Nigeria dari tulisannya. 
3.   Teman.
Udah pastilah soal dapat teman ini. Yang belum tuh dapat jodoh #eh
blogwalking jalan-jalan di dunia blogging


Itu dari segi manusianya. Dari segi blognya sendiri ada keuntungannya juga
Pertama, engagement blog yang banyak didatengin dan dikomentari jadi bagus.
Blog saya banyak komentarnya nggak? Hihi… lumayan sih, sebenernya. Cuma setelah ganti template bulan Oktober kemarin, komen-komen di blogpost yang lama-lama ternyata menghilang.
Ya sudahlah. Relakan aja. Lebih baik fokus ke masa depan sama kamu.

Kedua, peringkat DA dan PA blog ikut naik.
Domain Authority (DA) dan Page Authority (PA) menunjukkan gimana kualitas blog kita di mata search engine.
Makin besar angka DA dan PA blog kita, berarti makin kece blog kita di mata search engine (dan makin tinggi juga harganya).
Kalo blogwalking kan kita ninggalin identitas (nama dan URL) di kolom identitas (bukan kolom komentar). 
Nah, itu ngefek loh ke peringkat DA dan PA blog kita. Kalo rajin blogwalking, tapinya.

Kenapa Nggak BW Balik?

Nah ini ada beberapa alasan. Alasan saya, maksudnya. Nggak tau sih kalo orang lain.
Sebenernya bukan nggak mau BW balik. Tapi….
  1. Sering nggak nyadar kalau ada yang blogwalking ke blog saya.
  2. Nyadar ada yang blogwalking tapi nggak sempat langsung BW balik karena kondisi nggak memungkinkan. Misalnya, lihat ada komenan di blog pas lagi nunggu ikan goreng mateng. Pas mau bales eh kok tercium aroma gosong. Trus gara-gara menyelamatkan ikan goreng dari kegosongan yang lebih mengenaskan, jadi lupa aja mau blogwalking. 
  3.  Kesibukan kerja. Hm … saya tulang punggung keluarga. Saya ngeblog, nulis, dan sebagainya bukan sekadar buat beli lipstik atau iseng-iseng doang. Kesibukan kerja sering membuat mata saya udah keburu lelah buat BW balik.
  4. Saya sebenernya BW balik tapi … nggak komen. Bingung mau komen apa. Saya nggak suka kalau cuma kasih komen seperti nice, makasih infonya, atau sejenis itu. 
  5.  Waktu. Saya kalau blogwalking atau ngunjungin balik, bener-bener baca yang ditulis di blogpost itu. Dan itu butuh waktu. Bukan cuma baca judul lalu komen ngasal.
blogwalking jalan-jalan di dunia blogging


Jalan Keluarnya
Jalan keluarnya, lewat pintu aja. Jangan lewat jendela. Ntar dikira maling. Hehehe….

Beberapa bulan belakangan ini, saya usahakan rutin tiap wiken blogwalking (termasuk BW balik).
Untuk blogwalking saya biasa nyari tulisan menarik yang dibagikan di grup-grup blogger. Lalu saya datangi blognya.
Atau pasang status di FB kalau saya mau BW dan minta teman-teman ninggalin URL artikel mereka di kolom komentar.
Kalau mereka nggak balik berkunjung ke blog saya? Saya maklum banget kok. Lha saya juga sering gitu.😸
Yang jelas, bisa baca tulisan yang menarik dan bermanfaat aja saya udah seneng.
Bagi saya, hidup terlalu singkat untuk bisa mengalami sendiri semua hal. Membaca tulisan teman-teman di blog melalui blogwalking memungkinkan saya mengalami apa yang tidak saya alami secara langsung.
Jadi, kata siapa blogwalking tidak bermanfaat?

Salam,

Triani Retno A
Penulis Buku Indonesia
Penulis Novel Indonesia
Editor Freelance
Blogger Indonesia
Blogger Bandung
Previous
« Prev Post

Related Posts

Blogwalking, Jalan-Jalan di Dunia Blogging
4/ 5
Oleh

3 komentar

January 14, 2019 at 5:29 PM delete

Saya juga sepemahaman nih soal blogwalking. Kalau saya nggak komen di blog orang kadang karena nggak tahu mau komen apa. Nggak ada yang perlu dikomen mengenai sebuah post. Kan malu kalau komen untuk sekedar nitip link doang. Saya juga nggak ngarepin dikunjungin balik kok. Karena menurutku, biarlah yang berkunjung itu memang yang benar-benar perlu dengan postingan kita. Bukan sekedar orang balas budi atau sekedar nitip link aja. Ah tiap orang punya pertimbangannya masing-masing ya.

Reply
avatar
January 14, 2019 at 6:11 PM delete

BW berguna menurut saya. Dan karena saya memang jarang BW akhir-akhir ini, jadi Da/Pa di satu-satu saja Mbak Eno hahaha

Reply
avatar
January 15, 2019 at 2:22 PM delete

Kalau tulisan dari blogger itu enak dibaca, sebisa mungkin saya bakal ninggalin komentar sih mbak. Jadi biar sang empunya blog merasa di apresiasi *halah*

Saya juga merasakan hal yang sama itu. Apalagi masalah pageviews. Memang lumayan membantu. Tapi kalau PA sama DA, kaya e punyaku nggak nambah-nambah :(

Reply
avatar

Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Terima kasih :)