Oripa, Booster Box, atau Beli Satuan? Hitungan Jujur untuk Kolektor Kartu


Oripa, booster box, atau beli satuan?

Ada pertanyaan yang muncul berulang di setiap grup kolektor kartu: kalau punya budget dua juta, lebih baik dibelikan apa?

Jawabannya selalu jadi bahan perdebatan. Tiga kubu langsung muncul. Yang satu bilang beli booster box, lebih puas. Yang kedua bilang beli satuan saja, tidak buang-buang uang. Yang ketiga bilang coba oripa, siapa tahu hoki.

Tidak ada yang salah, sih, tapi ketiganya menjawab pertanyaan yang sebenarnya berbeda.

Yang Sebenarnya Dibeli

Sebelum masuk angka, ada baiknya jujur soal ini dulu.

Beli satuan artinya kita membeli kartu. Titik. Kita tahu persis apa yang datang, berapa harganya, dan kapan sampai.

Beli booster box artinya 
kita membeli kartu plus dua jam pengalaman membuka 40 pack, plus kemungkinan menemukan sesuatu yang nilainya melebihi harga box.

Beli oripa artinya 
kita membeli pengalaman itu dalam bentuk terkompresi, tanpa kartu-kartu common yang menumpuk di laci, dengan kolam hadiah yang sudah dikurasi supaya isinya relevan.

Perhatikan bahwa hanya opsi pertama yang murni transaksi. Dua sisanya adalah transaksi ditambah hiburan.

Kalau mengabaikan komponen hiburan itu dan cuma menghitung nilai kartu, kesimpulannya akan selalu sama dan selalu membosankan: membeli satuan lebih efisien.

Kalau begitu, kenapa orang tetap membuka pack?

Hitungan Booster Box

Ambil contoh yang realistis. Satu box Pokémon Jepang di pasar Indonesia berkisar di angka 1,5 juta sampai 2,5 juta rupiah tergantung set dan seberapa panas set itu. Isinya 30 pack. 

Secara statistik kita akan dapat kartu di tingkat SR atau lebih tinggi 2-4 keping. Sisanya common, uncommon, dan holo biasa yang harganya di bawah lima ribu per keping.

Nilai jual balik seluruh isi box biasanya jatuh di kisaran 50 sampai 70 persen dari harga box. Kalau setnya sedang panas dan 
kita beruntung dapat chase card, bisa tembus di atas 100 persen. Kalau setnya biasa saja, siap-siap di bawah 50.

Kelebihan nyatanya: 
kita mendapat kartu playable untuk bermain dan pengalaman membuka yang panjang.

Buat sebagian orang, dua jam menyortir kartu di meja sambil ngobrol dengan teman itu justru inti dari hobinya.

Kekurangannya: mayoritas isi box adalah kartu yang tidak diperlukan, tidak bernilai, dan tidak akan di
sentuh lagi.

Baca Juga: Culinary Schools Games

Hitungan Beli Satuan

Ini pilihan paling rasional dan paling jarang menyenangkan.

Kalau mengincar satu kartu spesifik, katakanlah Charizard ex SAR dari set tertentu, membeli langsung dari penjual terpercaya lebih murah daripada mengejarnya lewat pack.

Alasannya sederhana. Harga pasar kartu satuan terbentuk dari agregat ribuan transaksi. Sementara harga pack ditentukan penjual yang punya margin untuk dijaga.

Membeli satuan adalah jawaban yang benar untuk kolektor yang punya target jelas, seperti melengkapi satu set, mengejar satu karakter, dan membangun deck kompetitif.

Satu-satunya kelemahan adalah tidak ada elemen kejutan sama sekali. Kita transfer, kartunya datang, selesai.

Buat sebagian orang itu sempurna. Buat sebagian lainnya, itu terasa seperti belanja kebutuhan bulanan. 

Kita yang paling tahu apa yang kita perlukan. Jika yang kita perlukan adalah melengkapi set, abaikan saja perkataan orang yang mengatakan itu tidak seru.

Baca Juga: ASUS ROG Phone, Main Game Makin  Seru

Hitungan Oripa

Kartu Pokemon
Pokemon Packs.

Oripa sering disalahpahami dari dua arah sekaligus. Yang pertama menganggapnya cara mendapat kartu mahal dengan murah.

Itu keliru. Nilai rata-rata isi oripa selalu di bawah harga jualnya. Sama seperti booster box dan sama seperti semua model paket acak yang pernah ada. 

Yang kedua menganggapnya pemborosan murni. Ini juga tidak sepenuhnya adil, karena mengabaikan satu perbedaan yang penting: isi kolam hadiah oripa telah dikurasi.

Bingung mau membeli booster box atau oripa? Coba pertimbangkan hal-hal berikut ini:

  • Pertama, 90% isi booster box adalah kartu yang tidak kita perlukan. Sementara itu, pada oripa yang disusun dengan benar, kartu terburuk di kolam hadiah pun masih kartu yang punya nilai jual. Kita tidak pulang dengan 300 keping common.

  • Kedua, transparansi oripa bisa lebih tinggi. Kita bisa melihat seluruh daftar hadiah sebelum membeli, lengkap dengan persentase per tingkat.

    Di booster box, kita tidak akan pernah tahu berapa persen peluang mendapat chase card karena penerbitnya tidak pernah mengumumkan hal itu.

  • Ketiga, khusus untuk versi digital ada jalan keluar. Jika mendapat kartu yang tidak diinginkan, kita bisa memanfaatkan fitur jual balik. Fitur ini memungkinkan kita mengubahnya menjadi saldo tanpa perlu memasang lapak sendiri dan menunggu pembeli.

    Platform yang menyandarkan kolam hadiahnya pada kartu ber-grade dan menyimpan fisiknya di vault, seperti yang dijalankan Oripaku, bisa memberi patokan harga jual balik yang jelas karena nilai kartunya sudah terverifikasi lewat nomor sertifikat.

Jadi, Dua Juta Itu Sebaiknya ke Mana?

Jawaban yang jujur: pecah, jangan ditumpuk di satu pilihan.Kalau ada kartu yang benar-benar diinginkan, alokasikan porsi terbesar untuk membelinya langsung. 

Sisakan porsi kecil sejumlah angka yang kita bisa ikhlas kalau habis tanpa hasil, untuk pack atau oripa. Anggap saja itu sebagai anggaran hiburan, bukan investasi. Kalau keluar sesuatu yang bagus, itu bonus. Kalau tidak bagus, kita sudah membayar untuk pengalaman.

Yang perlu dihindari cuma satu pola: menggunakan pack sebagai strategi utama untuk mendapat kartu tertentu. Itu jalan paling mahal menuju tujuan yang bisa dicapai dengan transfer bank.

Kolektor yang koleksinya paling rapi biasanya bukan yang paling banyak membuka pack, melainkan mereka yang paling tahu kapan membuka dan kapan cukup membeli.

Tidak ada komentar

Komentar dimoderasi dulu karena banyak spam. Terima kasih.