18 November 2018

Kumpulan Cerita Horor di Hotel, Pengalaman Nyata


Kumpulan Cerita Horor di Hotel, Pengalaman Nyata
Ilustrasi: Shutterstock

Kemarin saya nanya ke temen-temen FB, mau saya nulis organik tentang apa di blog ini? Banyak yang minta saya menulis tentang menulis. Tapi lebih banyak lagi yang minta saya menulis cerita horor, based on my true stories.
Oke, fix. Kali ini saya mau berbagi tentang cerita horor nyata saat menginap di hotel di Sukabumi, Bogor, dan Tangerang. Nama hotel nggak usah saya sebutkan, ya.

Cerita Horor di Hotel di Sukabumi

Ketika itu saya diminta mengisi acara literasi di Sukabumi. Karena acaranya pagi, saya berangkat dari Bandung hari sebelumnya.
Capek juga perjalanan Bandung – Sukabumi. Jalan yang dilalui juga tak selalu mulus. Tambah lagi saya kan mabokan tuh orangnya. Minum obat antimabuk sih. Tapi tetep aja masih mual.
Tiba di Sukabumi sudah malam. Saya dan putri saya langsung diantar ke hotel.
Karena udah malam dan capek, kami nggak merhatiin hotel itu. Cuma tahu di depan kamar ada kolam renang.
Belum satu jam berada di kamar … keanehan mulai terjadi. Lembaran uang  di dompet saya hilang semua.
Takut? Belum. Marah mah iya. Ini hantu matre amat sih. Ngambil-ngambil duit. 
Untuk ongkos pulang ke Bandung nggak khawatir sih. Kan nanti dapat honor manggung + ongkos transpor. Tapi ya kesel banget. Dikata nyari duit tuh nggak susah apa?
Malam semakin larut. Ketika kami akan tidur … terdengar suara-suara dari kamar mandi di kamar kami. Suara keran dibuka tutup, suara gemercik air. Suara makhluk entah apa sedang menggosok gigi….

Sepanjang malam itu kami tidur berpelukan. Mau tetap menyalakan TV supaya suara itu teredam ... ngeri juga. Takut ntar tau-tau acaranya horor. Jadi, pakai murotal di hape saja.
 
Kumpulan Cerita Horor di Hotel, Pengalaman Nyata
Ilustrasi: Shutterstock.

Cerita Horor di Hotel di Bogor

Saya nggak suka kamar di pojok. Nggak tau, seram aja rasanya. Saat menginap di Bogor ini saya dan lima teman ditempatkan di sebuah bungalow berlantai dua di … pojok!
Oh, Beb! Tapi okelah. Satu bungalow berenam. Nggak akan ada keseraman apa-apa.
Saya dan sahabat saya memilih kamar di bawah. Empat teman kami di lantai atas. Tempat tidur di kamar kami double bed. Saya kebagian yang di dekat jendela.
Seperti biasa, tiap kali menginap di hotel saya selalu menyibak gorden. Pengen lihat aja di luar ada apa. Paling kesel itu kalau di luar cuma ada tembok. Secara psikologis saya langsung merasa pengap.
Di belakang kamar kami ada sepetak tanah. Ada pohon, rumput, dan daun-daun kering berserakan. Jauh lebih bagus pemandangan di bagian depan bungalow. Tapi setidaknya nggak bikin saya merasa pengap.
Saya tipe pelor, nempel bantal langsung molor. Tengah malam saya terbangun karena kebelet buang air kecil.
Selesai urusan di kamar mandi (di dalam kamar), saya kembali ke tempat tidur dan langung tarik selimut.
Lalu … terdengar suara pintu kamar mandi terbuka, lalu tertutup, terbuka lagi … beberapa kali. Di keheningan malam, suara itu terdengar begitu jelas.
Angin? Pintu kamar mandi ini bukan jenis pintu yang gampang ditiup angin. Plislah, ini hotel bintang empat. Lagi pula angin dari mana?
Tempat tidur hanya beberapa langkah dari kamar mandi dan tak terasa ada tiupan angin. Pintu kamar mandi pun kokoh dan tadi sudah saya tutup rapat.
Saya menoleh ke sahabat saya. Dia masih nyenyak. Fine. Saya baca Surat Al-Fatihah,  Al-Falaq, al-Ikhlas, An-Naas, dan ayat Kursi. Lalu tidur. 

Kumpulan Cerita Horor di Hotel, Pengalaman Nyata
Ilustrasi: Shutterstock.

Paginya, saya nggak berani lama-lama mandi. Rasanya merinding, seperti ada yang memperhatikan. Ternyata, sahabat saya pun merasakan hal yang sama. Rasa diintip itu pun ada di hari-hari berikutnya.

Cerita Horor di Hotel di Tangerang

Hotel ini nggak sebesar hotel di Bogor, tapi cantik. Saya suka. Sayangnya, di hotel ini gangguan yang saya alami lebih-lebih daripada sebelumnya.
Tambah lagi secara psikologis waktu itu saya masih down. Masih berkabung, masih sering tiba-tiba nangis.
Gangguan di kamar mandi lagi?
Hm … tepatnya di toilet di lantai dasar. Toilet laki-laki dan toilet perempuan. Bukan cuma saya yang merasakan, tapi juga teman-teman lain. Suhu udara seperti turun drastis di sana. Dingin banget.
Kalau kita berada di satu bilik toilet, di toilet lain sering ada suara flush ditekan hingga mengalirkan air untuk menyiram kloset. Dicek ke sebelah, kosong.
Tapi bagi saya, yang paling bikin speechless bukan itu.
Setengah jam setelah tiba di hotel, gusi saya seperti ditusuki jarum. Sakit luar biasa. Tersiksa? Banget!
Saya di hotel itu untuk kerja, bukan untuk berlibur. Kamar cuma untuk mandi dan shalat. Di meeting room sampai lewat tengah malam, balik ke kamar dengan segepok pekerjaan, lalu tidur sebentar. Pukul 7 pagi udah di meeting room lagi.
Sore terakhir di sana, saya KO. Nggak kuat. Ketika menunggu teman sekamar saya mandi, sekitar setengah jam menjelang Magrib, saya tertidur. (“Pules banget. Seperti orang pingsan,” kata teman saya kemudian)
Ketika terbangun, sudah pukul tujuh malam. Kamar sepi. Saya buru-buru mandi dan berpakaian. Shalat. Lalu pakai kerudung.
Saya tertegun saat becermin. Merasa asing dengan bayangan di sana. Itu bukan wajah saya. Bentuk wajahnya beda, warna kulitnya beda, tatapan dan sinar matanya beda.
Ada rasa dingin merambat di tubuh saya. Bergegas saya memakai sepatu, menyambar ponsel dan kunci kamar, lalu ke luar kamar. Berlari di sepanjang koridor lantai enam yang sepi menuju lift untuk ke meeting room.

Kumpulan Cerita Horor di Hotel, Pengalaman Nyata
Ilustrasi: Shutterstock.

Ketika sudah kembali di Bandung, putri saya bilang, dia merasa aneh dengan foto saya di kamar hotel yang saya kirim di WA. “Itu bukan Mami,” katanya.
Bahkan dia nggak langsung memeluk ketika saya pulang. Ngeliatin lama. Memastikan yang baru datang itu memang saya. Setelah itu barulah dia memeluk saya. "Ini Mami beneran, kan?"
Seorang sahabat yang memiliki kepekaan batin langsung menyuruh saya mandi pakai air garam yang telah dibacakan doa.
“Ada putri dari zaman kerajaan nempel di badan Mbak. Dia baik. Cantik, lembut, keibuan. Tapi sepertinya bersedih dan mau cerita sesuatu ke Mbak. Dia nggak ikut ke Bandung, kok. Tapi mendingan kita rukyah aja.”
Bersedih?
Ketika itu saya juga sedang bersedih karena orang yang saya sayangi meninggal. Karena itukah dia nempel di tubuh saya? Karena … sama-sama bersedih?
Oya, bagaimana dengan gusi yang sakit itu?
Sesaat setelah check out dari hotel, rasa sakit itu hilang begitu saja tanpa bekas. Saat becermin sehabis wudhu di pool travel, saya menemukan bayangan wajah saya sendiri di cermin.
Wajah perempuan Jawa berkulit kecokelatan, berjerawat, dan agak judes. Bukan lagi wajah bulat seperti rembulan yang keibuan dan berkulit kuning langsat….

Di Balik Cerita Horor Itu

Saya tak bisa melihat yang tak kasatmata, kecuali kalau sedang apes. Juga tidak berteman dengan mereka.
Ini perlu saya pertegas karena banyak yang mengira demikian. Gara-garanya saya cukup sering mengalami kejadian yang bersentuhan dengan dunia lain.
Saya hanya sebatas menerima bahwa mereka juga makhluk ciptaan Allah. Selama mereka nggak mengganggu ya biarin aja. Lain urusan kalau sudah mengganggu. 

Kamu gimana? Pernah mengalami kejadian seram juga saat menginap di hotel?

Salam,

Triani Retno A
Penulis Buku Indonesia
Penulis Novel Indonesia
Editor Freelance
Blogger Indonesia
Blogger Bandung
Previous
« Prev Post

Related Posts

Kumpulan Cerita Horor di Hotel, Pengalaman Nyata
4/ 5
Oleh

29 komentar

November 18, 2018 at 7:47 PM delete

aku juga kalau di hotel selalu buka horden,mba...untuk mengurangi rasa takut. pengalaman horor pernah di hotel pernah sih beberapa kali, tapi nggak sehoror yang mba alami.
biasanya begitu masuk kamar langsung kerasa sih kalau "kurang aman". kalo udah ngerasa "kurang aman" aku biasanya buka horden lebar-lebar, nyalain TV kenceng kenceng...trus tidurnya madep jendela...soalnya seringnya sendirian....jadi tambah syerem deh...heheheh...
umm...kapan kapan aku ceritain kali ya di blog tentang pengalaman "terhoror" versiku itu... hotelnya di Jakarta sih. yang ini sampai ga bisa tidur dan ngerasa ada yang liatin. trus colokan pemanas air kayanya dicabut....hiii...jadi merinding kalau inget...

Reply
avatar
November 18, 2018 at 9:11 PM delete

Trus yang nasib uang ilang gimana Mbak? Nggak balik betulan?

Reply
avatar
November 19, 2018 at 6:36 AM delete

Syereeeeeeeem... Aku jadi parno kwkwkwkw. Tapi penasaran dan gak berhenti baca tiap baris kata per kata kwkwkw

Reply
avatar
November 19, 2018 at 7:19 AM delete

wah yang paling serem yang "masuk" ke wajah di cermin ya. Aku setiap nginap di hotel memang biasanya buka lemari, tutup cermin :D Untung belum pernah kejadian sih di hotel. Kalau di rumah malah pernah hehehee

Reply
avatar
November 19, 2018 at 10:14 AM delete

Kalo di hotel belom pernah walau sendirian. Dulu, aku kerja sebagai housekeeping di bilangan kuningan. Aku shift malam. Di restroom man ada suara orang lagi plaser air. Aku tenang aja. Jikalau masih ada orang mah aku nggak takut. Tapi, kok nggak ada suara orang yang kunjung keluar dari restroom aku penasaran membuka restroom man. Ternyata nggak ada orang satu pun. Aku kabur ngibrit karena bulu kuduk udah meremang. Sampai restroom women pun nggak jadi aku bersihin dan akhirnya besok ada komplain kalo lantai 5 restroom women kotor hihihi. ..

Reply
avatar
November 19, 2018 at 3:06 PM delete

Sereeemm... Kalo malem ga berani buka gorden hotel kalo aku

Reply
avatar
November 19, 2018 at 4:01 PM delete

Aku tergantung hotelnya sih Mbak. Kalo di lantai yang tinggi view-nya bagus, dan feeling aman-aman aja, aku suka buka gorden bentar, ngeliat lampu2 di bawah.

Reply
avatar
November 19, 2018 at 4:49 PM delete

Hmm, jangan sampai deh mbak terjadi padaku. Kadang aku nginep hotel kalau ada kerjaan di luar kota, tapi selama ini aman-aman saja. Moga seterusnya begitu. Makasih ya mbak sharing ceritanya

Reply
avatar
November 19, 2018 at 6:27 PM delete

Mbak... aku merinding. Alhamdulillah aku bukan tipe yang gampang melihat mahluk mahluk gaib. Dan jangan sampai ah..

Reply
avatar
November 19, 2018 at 8:14 PM delete

Hotel tempat kita nginep dulu serem juga loh, Pit :D

Reply
avatar
November 19, 2018 at 11:33 PM delete

Iniii nih, yg bikin aku ga pernah mau nginep di hotel sendiri :p. Aku penakut soalnya. Pernah, sekali aku mau nantangin diri sendiri, pergi ke palembang, udh izin suami, nginep di hotel . Bagus sih, tp ttp aja, aku sendirian. Dan itu sukses bikin aku ga mau liat ke kaca kamar mandi wkwkwkwkw.. Ntah napa seram. Besoknya aku telp suami utk nynyusul segera :D. Ga lagi2 lah pergi sendirian.

Tp ngerasain diganggu pernah. Pas rame2 pula. Di salah satu villa di malang. Villanya bagus, tp murah banget. Awalnya sih seneng lah. Tp setelah ngalamin bbrp kejadian, kyknya kita sekeluarga ngerti kenapa murah :). Ada yg iseng aja penghuninya, malam2 ada tapak kaki berlumpur di kamar mandi. Siapa coba yg main tanah kotor begitu? Trus remote tv hilang, pdhl malamnya ada. Kita sampe minta maaf ke penjaga villa krn ga bisa nemuin. Aku bilang bakal ganti rugi. Tp penjaganya bilang gpp.

Eh, pas kita udh di jalan, dia nlpon remote udh ketemu. Ada di balik gorden deket tv. Kota pandang2an. Krn percayalah, dibalik gorden deket tv itu udh berkali2 kita cek, dan aku berani sumpah ga ada remote di sana. Iseng banget kaan makhluknya :p

Reply
avatar
November 20, 2018 at 12:50 AM delete

Saya pernah ngalamin di villa tante saya. Jadi villa nya tante saya ini hadap-hadapan sama villa lain yang ga gitu laku, jadi pas kita nginap villa di seberang ini banyakan kosongnya. Sekali waktu, kita dimintain nungguin salah satu sepupu yg pergi dugem, jadi kami sampai jam 2 pagi masih bangun. Karena bosan, kami buka jendela dan villa seberang itu lagi party, ada lampu warna-warni dan banyak bayangan orang. Kami ga perhatiin ada suara atau nggak karena kebetulan ga jauh dari villa ada panggung dangdut yang ruame banget sampe kami ngobrol aja harus teriak. Besokannya, kami tanya ke keluarga yang lain, ada yang keganggu sama party di villa seberang nggak? Dan semuanya bingung karena villa seberang itu selalu kosong selama kami nginap. Saksinya 4 orang lho.

Reply
avatar
November 20, 2018 at 4:58 AM delete

belum pernah ngalami tapi jangan sampai deh

Reply
avatar
November 20, 2018 at 6:38 AM delete

Cerita hotel tangerang kok serem amat yak. Besok bikin cerita horor lagi yaa Teh, hubungi saya klo dah update *tsssaaaah gaya banget wkwkwkw

Reply
avatar
November 20, 2018 at 10:31 AM delete

yang terakhir serem banget mbaak. sampe anak sendiri mengakui kalau itu bukan mbak... seketika saya merinding sendiri..

sepanjang saya nginap hotel saya ga pernah digangguin, kayaknya saya beruntung nih kamar yang saya tempati ga ada penunggu yang usil sama saya.

memainkan murratal quran sepertinya yang paling efektif

Reply
avatar
November 20, 2018 at 4:04 PM delete This comment has been removed by a blog administrator.
avatar
November 20, 2018 at 4:08 PM delete

iyaaaa.... amit2 banget kalau sampai mengalami. aku pun ogah kalau sampai kejadian lagi.

Reply
avatar
November 20, 2018 at 4:10 PM delete

aku buka gorden sebentaran doang sih, Yes. Cuma pengen lihat pemandangannnya. Kecuali kalo pemandangannya bagus :)

Reply
avatar
November 20, 2018 at 4:13 PM delete

wah,noted, Mbak. Mungkin lain kali aku gitu juga.

Reply
avatar
November 20, 2018 at 6:43 PM delete

sama seperti yang saya alami di sebuah hotel di Garut

Reply
avatar
November 21, 2018 at 4:54 PM delete

Kalau di hotel, alhamdulillah belum pernah. Semoga ngga akan pernah deh.

Cuma sekali pas ke kos kakak di Jogja, waktu mau ambil wudhu, ada yang ketawa keras banget di telinga saya. Ketawanya persis kayak yang di film-film itu lah. Dari situ saya akhirnya percaya kalau yang di film-film itu emang beneran ada. Tadinya saya seperti kebanyakan orang, denial, bahwa makhluk seperti itu ngga beneran ada.

Reply
avatar
November 22, 2018 at 5:22 AM delete

Alu nih sering mengalami kejadian horor tapi masih denial sampai akhirnya ketemu seseorang yg bisa menjelaskan itu semua.

Reply
avatar
November 23, 2018 at 12:39 PM delete

Kalau keran air menyala di kamar hotel padahal lagi ga ada yang pakai kamar mandi sih saya pernah. Tapi saya cuek aja karena ngantuk paling baca ayat kursi dan tidur lagi. Cuma kalau bayangan itu seram juga ya Mba, memang auto lari keluar kamar deh huhu.

Reply
avatar
November 26, 2018 at 1:00 AM delete

Itu yang di Sukabumi jahad amat, pake ngambil uang segala ya ampun.

Reply
avatar
December 8, 2018 at 2:39 PM delete

Bagian cerita hotel di Tangerang serem bgt mba.

saya pernah ketika jaman ngekos dulu, selama 2 malam, 5 orang tidur bareng dalam satu kamar sempit-sempitan, karena habis diteror dari kamar kosong yang sudah lama ditinggal si penyewa, salah satu teman juga hampir kesurupan..merinding sih asli!

Reply
avatar
December 11, 2018 at 11:46 AM delete

aku alhamdulillah sejauh ini gak pernah punya cerita aneh-aneh sih nginep di hotel, satu-satunya hotel yang bikin aku agak sedikit parno itu hotel tempat nginep waktu aku masih kerja jadi pramugari. ironically, salah satu hotel bintang 5 di madinah.

buat temen2 kru, hotel ini agak terkenal horror sih karena yang pernah digangguin juga banyak. tapi pas aku kesana, emang vibes-nya gak enak sih. spooky gimana gitu, tapi untungnya gak pernah ada kejadian ga enak apalagi sampai trauma sih. :|

Reply
avatar
January 5, 2019 at 2:33 PM delete

Sungguh nekad aku baca posting an teteh yg ini 😅

Reply
avatar

Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Terima kasih :)