Ciri-Ciri Hamil Muda, Pasutri Wajib Tahu


Ciri-ciri hamil muda

Memiliki keturunan adalah harapan pasutri pada umumnya. Namun, tak semua pasutri mengetahui apa saja ciri-ciri hamil muda.

Padahal, mengetahui tanda-tanda kehamilan ini akan sangat membantu calon ayah dan ibu memberikan yang terbaik untuk buah hati.

Kenapa Penting Mengetahui Tanda-Tanda Hamil Muda?

Untuk menjadi orang tua yang baik dibutuhkan berbagai bekal dan persiapan. Bukan hanya mempersiapkan dana dan kebutuhan materi, tetapi juga membekali diri dengan ilmu pengasuhan anak (parenting).

Termasuk di antaranya adalah ilmu mempersiapkan kehamilan, menjalani kehamilan dengan sehat, mempersiapkan kelahiran, dan ilmu tentang pengasuhan anak.

Sayangnya tak sedikit pasutri yang memasuki kehidupan berumah tangga tanpa pengetahuan memadai. Jurus andalannya adalah “terserah nanti saja gimana” atau “ntar aja belajar sambil jalan”.

Terkait kehamilan, ada beberapa alasan kenapa penting mengetahui tanda-tanda hamil muda.

1. Memulai perawatan sejak dini

Lebih awal mengetahui sedang mulai hamil, berarti bisa lebih cepat melakukan perawatan untuk kesehatan ibu dan janin.

Misalnya mengonsumsi asam folat serta vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil dan janin.

Baca Juga: Buah yang Bagus untuk Ibu Hamil

2. Menyesuaikan gaya hidup

Mengetahui adanya janin di dalam rahim akan “memaksa” ibu yang sedang hamil muda untuk menyesuaikan aktivitas fisik sehari-hari dan memperbaiki gaya hidup.

Misalnya tidak lagi melakukan olahraga berat, berhenti mengonsumsi makanan mentah, tidak mengonsumsi minuman beralkohol, serta menghindari rokok.

  • Aktivitas dan olahraga berat pada awal kehamilan berisiko keguguran.

  • Menyantap makanan mentah pada masa hamil meningkatkan risiko terinfeksi bakteri berbahaya yang dapat mengakibatkan keracunan, cacat bawaan pada janin, dan keguguran.

  • Mengonsumsi minuman beralkohol saat hamil berisiko besar pada janin, seperti cacat bawaan, lahir prematur, dan lahir dalam kondisi meninggal.

  • Merokok atau terpapar asap rokok dalam kondisi hamil meningkatkan risiko bayi lahir dengan kondisi cacat jantung, gangguan paru-paru, berat badan rendah,hingga kematian mendadak.

3. Penanganan kesehatan

Tak sedikit calon ibu yang mengonsumsi obat demam, obat flu, obat pereda nyeri, dan sebagainya secara bebas karena tidak menyadari dirinya sedang hamil muda.

Mengonsumsi obat tanpa resep dokter dapat membahayakan ibu hamil dan janinnya. Riiskonya mulai dari pendarahan pada ibu, hingga kerusakan saraf dan cacat bawaan pada janin.

Baca Juga: Ketika Program Hamil Menjadi Pilihan

Ciri-Ciri Hamil Muda

Apa saja ciri-ciri hamil muda?
Penting bagi pasutri untuk mengetahui ciri-ciri hamil muda.

Risiko yang timbul akibat tidak menyadari adanya kehamilan pada trimester pertama, dapat diminimalkan jika pasutri sama-sama mengetahui tanda-tanda istri sedang hamil muda.

Berikut adalah beberapa ciri-ciri hamil muda yang perlu diketahui:

  1. Menstruasi terlambat. Namun, perempuan dengan siklus menstruasi tidak teratur seirng tidak menyadari keterlambatan kali ini adalah karena positif hamil.

  2. Mual dan muntah. Gejala ini timbul karena perubahan hormon pada ibu hamil. Meskipun disebut morning sickness, faktanya mual dan muntah bisa terjadi sepanjang hari.

  3. Mood swing. Perubahan hormon ketika sedang hamil mempengaruhi emosi sehingga menjadi mudah berubah dalam waktu singkat.

  4. Sering merasa lapar. Janin membutuhkan nutrisi untuk tumbuh kembangnya. Akibatnya, ibu hamil menjadi lebih sering merasa lapar.

  5. Cepat lelah. Meskipun tidak melakukan aktivitas berat, tubuh ibu hamil lebih cepat lelah karena perubahan hormon yang membuat tubuh memproduksi darah lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan janin.

  6. Pusing. Saat hamil, pembuluh darah menjadi lebih lebar dan aliran darah ke jantung menjadi lebih lambat. Akibatnya, timbul rasa pusing.

  7. Sering BAK. Hal ini terjadi karena meningkatnya volume darah pada ibu hamil. Mengurangi minum agar tidak sering buang air kecil justru dapat membahayakan kehamilan.


Konsultasi ke Dokter

Ibu hamil perlu melakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Tujuannya adalah untuk:
  • mendeteksi jika ada gangguan pada kehamilan agar dapat segera ditangani.
  • menjaga kesehatan ibu, terutama jika memiliki penyakit bawaan
  • memantau pertumbuhan dan kesehatan janin
  • mempersiapkan kelahiran

Rumah sakit yang menjadi rekomendasi untuk konsultasi dan pemeriksaan kehamilan antara lain adalah RS EMC.

RS EMC menyediakan tim dokter obgyn yang akan memberikan pelayanan terbaik kepada pasien. Mulai dari merencanakan kehamilan yang sehat, melakukan pemeriksaan antenatal, memantau tumbuh kembang janin, skrining kehamilan yang memiliki risiko tinggi, hingga persiapan persalinan dan perawatan pasca-persalinan.

Baca Juga: Mengenal Pemeriksaan Ginekologi

Penutup

Memiliki keturunan yang sehat jiwa raga adalah idaman pasangan suami istri.

Untuk kehadiran buah hati yang didambakan itu, pasutri perlu melakukan berbagai persiapan. Tidak hanya persiapan materi, tetapi juga ilmu seputar kehamilan, ciri-ciri hamil muda, dan ilmu pengasuhan anak.

Tidak ada komentar

Komentar dimoderasi dulu karena banyak spam. Terima kasih.