19 January 2017

Bobotoh, Tempat Makan Enak di Ujungberung Bandung



Bobotoh-Ujungberung-BandungBobotoh, Tempat Makan Enak di Ujungberung – Ujungberung itu di mana? Ya ampuuun. Masih nanya juga? :D

Ujungberung sekarang makin ramai. Sayangnya, tempat makan yang sekaligus enak buat nyantai belum sebanyak di pusat kota Bandung. 

Saya pernah nanya ke Google yang lalu merujuk ke sebuah aplikasi. Waduh. Kok yang muncul kebanyakan warteg, gerobak makanan, dan sejenisnya, ya?

Mengabaikan petunjuk dari Google, saya dan anak-anak sepakat ke Bobotoh (lagi).

Nuansa Jadul di Bobotoh

Pawon Sunda Buhun Bobotoh ini adalah usaha keluarga, dikelola oleh lima bersaudara. Ketika siang itu ke sana, saya hanya bertemu dengan Bu Sri dan Pak Tono. 

Alhamdulillah, siang itu Bu Sri lagi seneng ngobrol pakai bahasa Indonesia. Hehehe… pertama ke sana beliau ngajak saya ngobrol pake bahasa Sunda alus dan saya… nyengir bingung. :D

Nuansa jadul terasa begitu memasuki Pawon Sunda Buhun ini. Ada sepeda ontel tersandar di dinding, dinding (yang berlapis) bambu, baskom-baskom dan peralatan makan zaman nenek, serta jajanan jadul di meja kasir. Ada pula televisi, radio, dan setrika arang yang menghias salah satu sudutnya.

Tempat-makan-di-Ujungberung-Bandung
Nuansa zaman baheula di Pawon Sunda Buhun Bobotoh.
 
Ruangannya tidak berpendingin udara. Hanya ada kipas angin. Pintu masuk yang tak terlalu besar dibiarkan terbuka. Selain itu, langit-langitnya cukup tinggi. Kapasitas Bobotoh tidak terlalu besar. Tapi cukuplah 40 orang makan di sini. 

Tak ada saung-saung terbuka seperti di rumah-rumah makan besar. Kalau kamu perokok, mohon pertimbangkan kenyamanan dan kesehatan pengunjung lainnya, ya.

Menu Khas Sunda di Bobotoh

Interior Bobotoh agak berbeda dengan terakhir kami ke sana. Sekarang terlihat lebih lapang. Yang tetap sama adalah keramahannya dan tentu saja menunya yang khas Sunda.

Kami memilih meja di pojok. Kenapa, ya? Emh… mungkin supaya lebih leluasa memperhatikan orang-orang yang datang? Hehe…. 

Bobotoh ini sudah mengantungi sertifikat halal dari MUI. Jadi, tenang deh. Saya memilih nasi tutug oncom + pepes ayam, si Kakak memesan nasi tutug oncom + gepuk. Si Bungsu? Begitu lihat ada sop iga, dia langsung pengin itu. Sebagai tambahan, si kakak memesan kerupuk banjur.

Ada yang belum tahu apa itu gepuk, nasi tutug oncom, dan kerupuk banjur?

Bobotoh-gepuk-makanan-khas-Sunda
Gepuk yang di kiri atas.

Gepuk ini daging sapi yang direbus dengan macam-macam bumbu (bawang merah, bawang putih, kemiri, merica, dan seabrek bumbu lainnya) lalu digoreng. Rasanya manis gurih.


Bobotoh-nasi-tutug-oncom-makanan-khas-Sunda
Nasi tutug oncom dan pepes ayam. Selalu plus tahu, tempe, ikan asin, dan kerupuk.

Nasi tutug ini adalah nasi putih pulen yang kemudian dicampur beraneka bumbu dan (tentu aja) oncom yang sudah dihancurkan berbutir-butir. Rasanya gurih.

Bobotoh-kerupuk-banjur-makanan-khas-Sunda
Kerupuk banjur di Bobotoh.

Nah, ini kerupuk banjur. Yang di Bobotoh ini menggunakan kerupuk mi berwarna kuning. Disebut kerupuk banjur ya karena disajikan dengan dibanjur kuah. Kerupuknya lho yang dibanjur, bukan pembelinya :D

Kata si Kakak, kuah kerupuk banjur di Bobotoh ini seperti kuah seblak. Saya cuma nyicipin dikit karena bagi saya terlalu pedas. Tapi menurut si Kakak sih pedesnya pas. Gitu, deh. Dia penggemar makanan pedas, sedangkan saya kurang suka pedas.


menu-Bobotoh-sop-iga
Sop iga Bobotoh.
 
Ini mah udah familier, ya. Banyak daerah yang punya hidangan sop iga ini. Sebagai ibu yang baik, saya juga nyicipin sop iga pesenan si Adek dong. Kuahnya panas dan gurih. Bagi saya, daging dan wortelnya empuk pas.
 
Hehe... iyaaa… Saya nyobain daging iganya secuil sekadar untuk tahu rasa dan teksturnya. Cukup secuil. Terlalu banyak makan daging merah nggak bagus buat diet saya.  

Harga makanan di Bobotoh ini terjangkau, kok. Dari Rp 2.000 sampai Rp 27.500. Bahkan kalau makan di Bobotoh pada hari Rabu, gratis nambah nasi putih dan untuk aneka tumis diskon 50%. Lalapan dan sambal juga gratis.

Sedikit merepotkannya adalah harga tidak tercantum di daftar menu. Harga tercantum di papan tulis di belakang meja panjang berisi lauk-pauk.
 
Tempat-makan-enak-di-Bandung
Pawon Sunda Buhun Bobotoh.

Lokasi dan Angkutan Umum

Pawon Sunda Buhun “Bobotoh” ini berlokasi di Jalan A.H Nasution No. 111A Ujungberung, Bandung. Kalau dari arah Cicaheum sebelum Alun-Alun Ujungberung. Posisinya di sebelah kiri jalan. Tak jauh di seberang Bandung Timur Plaza (yang sekarang sedang direnovasi menjadi Ubertos).
 
Tempat-makan-enak-di-Ujungberung-Bandung
Bobotoh. kalau bawa mobil lumayan repot parkirnya.

Ini, nih, kendaraan umum yang melintas persis di depan Bobotoh.
  • Angkot Cicaheum – Cileunyi (dan sebaliknya), berwarna hijau.
  • Angkot Gedebage – Dago (dan sebaliknya), berwarna pink.
  • Angkot Ujungberung – Ciwastra (dan sebaliknya), berwarna biru muda banget.
  • Bus Damri Cibiru – Leuwipanjang (dan sebaliknya).
  • Bus Damri Cibiru – Kebon Kelapa (dan sebaliknya).



Sekadar info. Kalau pas bulan Ramadan mau bukber di sini, pesan tempat setidaknya 2 hari sebelumnya, ya. Kalau dadakan dijamin nggak bakal dapat tempat. Saya pernah mengalami gitu soalnya :D
 
So, selamat jalan-jalan di Bandung. Keep Bandung clean and beautiful, ya. 

Apa yang dilakukan ketika menunggu makanan datang?
Betul. Foto-foto :D
 
Cuma mau bilang, Ailurofil dan penulisnya pernah berada di Bobotoh.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...